Total 10 orang tewas dan empat orang selamat dalam insiden ledakan tambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).
Satu korban terakhir ditemukan dalam kondisi tewas sekitar pukul 18.00 WIB.
“Korban sudah dibawa ke RSUD Sawahlunto. Total korban meninggal dunia 10 orang, empat selamat,” ujar Octavianto, Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang.
10 korban tewas berjenis kelamin laki-laki, antara lain Budiawan, Kaspion, Nori Indra, Asmidi, Guntur. Lalu, Samidi, Robi Zaldi, Eri Mario, M Aljina, dan Budiman.
Sementara identitas korban selamat, Aris Munandar, Baasyir, Prono, dan Turisman.
Baca Juga:
Update: 6 Tewas, 2 Selamat dalam Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto
Menurut Octavianto, informasi awal 12 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Namun berdasarkan data dari penambang, 14 orang berada di dalam galian tambang.
“Ledakan diduga karena tingginya kadar gas metana atau hidrokarbon CH4 di dalam lubang tambang,” jelas Octavianto.
Octavianto menyampaikan, tim pencarian akan melakukan briefing untuk memastikan apakah ada korban lain sebelum menutup operasi pencarian.
Sebelumnya diberitakan, tambang batu bara di Kota Sawahlunto meledak, Jumat pagi (9/12/2022) sekitar pukul 08.20 WIB.
Ledakan terjadi di lokasi PT Nusa Alam Lestari, Parambahan, Kecamatan Talawi persisnya di lubang SD C2 atau Lori 2. (ik)
















