Terungkap! Cara KAI Divre II Sumbar Bawa Pulang Penghargaan Platinum di TKMPN 2025

Terungkap! Cara KAI Divre II Sumbar Bawa Pulang Penghargaan Platinum di TKMPN 2025

KAI Divre II Sumbar meraih penghargaan Platinum TKMPN 2025 berkat inovasi Q-Lock yang meningkatkan keselamatan, mutu, dan produktivitas perawatan kereta. (Dok. Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang - Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) kembali menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu unit kerja paling progresif di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Di tengah upaya perusahaan memperkuat budaya inovasi, Divre II Sumbar mencatat pencapaian baru melalui prestasi pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX yang berlangsung di Batam tanggal 24 hingga 29 November 2025.

Penghargaan tersebut tidak hanya menambah deretan Prestasi Divre II Sumbar, tetapi juga menghadirkan pendekatan teknis yang berpengaruh langsung pada keselamatan dan efektivitas perawatan armada.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, TKMPN menjadi ruang konsolidasi penting bagi perusahaan-perusahaan nasional, baik BUMN, BUMD, BUMS, maupun entitas swasta berskala besar untuk menampilkan hasil perbaikan mutu dan produktivitas.

Ajang yang digelar PT Wahana Kendali Mutu (WKM) bersama AMMPI itu juga menjadi forum berbagi pengalaman yang mendorong lahirnya inovasi baru di berbagai sektor.

Pada gelaran tersebut, KAI Divre II Sumbar mengirimkan Satria Budiman dari Tim SUPERMAN sebagai peserta. Ia mempresentasikan inovasi bertajuk

“Meningkatkan Efisiensi Metode Kerja pada Proses Crack Detector A’s Roda dengan Cara Membuat Q-Lock di UPT Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus Divre II Sumatera Barat. Lewat gagasan itu, Satria berhasil menyabet penghargaan Platinum, level tertinggi yang diberikan pada kategori inovasi teknis," katanya, Sabtu (29/11/2025) malam.

Reza menjelaskan bahwa ide Satria berangkat dari kebutuhan memperbaiki proses pemeriksaan locking plate pada as roda gerbong, salah satu komponen vital yang menentukan keamanan perjalanan kereta.

Q-Lock, modifikasi yang dikembangkan melalui inovasi tersebut memberikan kecepatan kerja yang lebih terukur, meningkatkan akurasi pemasangan, serta mengurangi potensi kesalahan teknis. Efisiensi itu sekaligus memperbaiki produktivitas tenaga pemeriksa di depo.

“Inovasi ini menjadi pembuktian bahwa kreativitas teknis di Divre II Sumbar terus bertumbuh. Upaya Satria dan tim tidak hanya meningkatkan mutu perawatan, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan yang menjadi prioritas utama KAI,” ujar Reza.

Menurut dia, pencapaian ini memberi dorongan moral bagi seluruh pegawai KAI di Divre II Sumbar untuk terus menghasilkan terobosan yang berdampak nyata pada layanan dan operasional.

Dengan lebih dari 200 perusahaan berpartisipasi pada TKMPN tahun ini, penghargaan Platinum menjadi bukti bahwa KAI Divre II Sumbar mampu bersaing secara nasional melalui inovasi berbasis kebutuhan lapangan.

Reza menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen memberikan ruang lebih luas bagi setiap pegawai untuk melakukan improvement di unit kerjanya.

Program peningkatan kompetensi dan pembinaan internal akan terus diperkuat agar gagasan kreatif dapat berkembang menjadi solusi yang bermanfaat bagi perusahaan maupun publik.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Divre II Sumbar, tetapi juga bagian dari upaya memperkokoh kultur mutu di seluruh lini. Kami berharap capaian ini menjadi pemantik lahirnya inovasi lain yang semakin relevan dengan tantangan operasional di masa depan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa KAI Divre II Sumbar akan tetap menjadi lingkungan kerja yang adaptif dan inovatif, sejalan dengan tuntutan peningkatan kualitas layanan perkeretaapian nasional.

"Spirit inilah yang diharapkan terus mengalir ke setiap insan perkeretaapian, sehingga Divre II Sumbar tidak hanya menjadi pelaksana layanan, tetapi juga motor inovasi yang memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan masyarakat," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Petugas KAI Divre II Sumbar melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala pada armada kereta api di depo perawatan untuk memastikan keselamatan operasional.
KAI Divre II Sumbar Perketat Perawatan Berkala Demi Menjaga Keselamatan Transportasi Kereta Api
Penumpang menaiki kereta api lokal milik KAI Divre II Sumbar di stasiun keberangkatan saat periode libur panjang Mei 2026.
KAI Divre II Sumbar Sediakan 28 Ribu Lebih Kursi Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus
Petugas KAI Divre II Sumbar memeriksa kondisi jalur rel kereta api dan fasilitas pendukung operasional di wilayah Sumatera Barat.
KAI Divre II Sumbar Perketat Pemeriksaan Jalur, Waspadai Ancaman Longsor dan Banjir
Tekan Risiko Kecelakaan Kereta Api, Perlintasan Liar di Padang Pariaman Ditutup
Tekan Risiko Kecelakaan Kereta Api, Perlintasan Liar di Padang Pariaman Ditutup
165 Penjaga Perlintasan Kereta Api di Sumbar Aktif Lagi, Kemenhub Tanggung Pembiayaan
165 Penjaga Perlintasan Kereta Api di Sumbar Aktif Lagi, Kemenhub Tanggung Pembiayaan
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumbar Tembus 102 Persen saat Libur Panjang
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumbar Tembus 102 Persen saat Libur Panjang