Sumbardaily.com, Padang - Sebuah kejadian tak biasa terjadi di salah satu rumah kos di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Rabu malam (12/3/2025).
Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil menangkap seekor ular kobra yang ditemukan keluar dari lubang kloset.
Penghuni kos yang terkejut segera menghubungi pihak Damkar Kota Padang untuk mendapatkan bantuan penanganan.
Insiden tersebut terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Bakti 47 A, RT 004 RW 011, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah.
Pelapor kejadian, Pelangi Utama Putri (21), seorang mahasiswa yang tinggal di kost tersebut, menyaksikan ular berbahaya itu muncul dari lubang kloset pada malam hari.
"Laporan masuk ke Dinas Damkar Kota Padang pada pukul 22.40 WIB. Tim kami langsung bergerak cepat dengan mengirimkan satu unit kendaraan beserta lima personel untuk mengatasi situasi tersebut," kata Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan.
Tim Damkar yang berasal dari Peleton B tiba di lokasi pada pukul 22.54 WIB, sekitar 14 menit setelah menerima laporan.
Setelah melakukan penilaian situasi, para petugas menemukan ular kobra yang bersembunyi di dalam kloset kamar mandi rumah kos.
"Penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat jenis ular kobra termasuk dalam kategori ular berbisa tinggi yang dapat membahayakan nyawa," kata Budi.
Proses penangkapan ular memakan waktu sekitar 14 menit, dan tim Damkar berhasil menyelesaikan operasi pada pukul 23.08 WIB.
Para petugas menggunakan peralatan khusus untuk menangkap reptil berbahaya itu tanpa melukai hewan tersebut maupun membahayakan keselamatan tim.
Penghuni rumah kos yang berjumlah oleh 10 orang tersebut sempat mengalami kepanikan akibat penemuan ular berbahaya ini.
Namun berkat respons cepat dari Dinas Damkar Kota Padang, situasi dapat diatasi dengan baik tanpa adanya korban jiwa maupun kerusakan properti.
Budi Payan menjelaskan bahwa kejadian seperti ini bukan hal yang sangat jarang terjadi, terutama di musim tertentu ketika ular cenderung mencari tempat yang lembab seperti saluran pembuangan atau kloset.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa kondisi kamar mandi, terutama kloset, sebelum menggunakannya. Jika menemukan hewan berbahaya seperti ular, segera hubungi Dinas Pemadam Kebakaran melalui nomor darurat kami," katanya.
Dinas Damkar Kota Padang juga mengingatkan bahwa tugas mereka tidak hanya sebatas pemadaman kebakaran, tetapi juga meliputi berbagai layanan penyelamatan termasuk penanganan hewan liar yang masuk ke permukiman warga.
Masyarakat Kota Padang dapat menghubungi layanan Damkar melalui Call Center 113, telepon (0751) 28558, atau ponsel 0811-6606-113 jika mengalami kejadian serupa atau membutuhkan bantuan penyelamatan lainnya.
Selain melalui telepon, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang juga dapat dihubungi melalui platform media sosial resmi mereka, yaitu YouTube (@padangfirefigter), Instagram (@padangfirefighter), TikTok (@padangfirefighter), dan Facebook (@padangfirefighter).
"Pantang Pulang Sebelum Padam Walaupun Nyawa Taruhannya," demikian semboyan yang dipegang teguh oleh para petugas Damkar Kota Padang yang siap melayani masyarakat 24 jam sehari.
Kasus penemuan ular kobra di kloset ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kehadiran hewan berbahaya di lingkungan tempat tinggal, terutama di area yang memiliki akses ke saluran pembuangan.
"Masyarakat diharapkan tidak mencoba menangani sendiri hewan berbahaya dan segera mencari bantuan profesional dari instansi terkait," katanya.
Tim Dinas Damkar Kota Padang yang bermarkas di Jalan Rasuna Said Nomor 56 Padang selalu siap siaga untuk memberikan layanan penyelamatan kepada masyarakat, termasuk penanganan ular dan hewan berbahaya lainnya yang masuk ke permukiman warga. (red)















