Sumbardaily.com, Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi menutup Pesantren Ramadan dan Gebyar Ramadan 1446 Hijriah pada Selasa (25/3/2025) di Mesjid Raya Gantiang, Kecamatan Padang Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 17 hingga 25 Maret 2025, merupakan iven pertama yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan pelaksanaan Gebyar Ramadan.
"Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar, dan meriah. Kami berharap dapat menyelenggarakannya kembali tahun depan dengan lebih baik," ujarnya di hadapan peserta Pesantren Ramadan dan jamaah salat tarawih.
Ajang ini menghadirkan sejumlah kompetisi yang diikuti siswa-siswi di Kota Padang, meliputi kategori shalawat kreasi, Da'i Cilik, adzan, tahfidz, dan tilawah.
Fadly Amran langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba.
Beberapa prestasi menonjol tercatat dalam kompetisi kali ini. Pada kategori Da'i Cilik Putra, Ridho Trilaksono berhasil meraih juara pertama, sementara di kategori Putri, Malayka Mughni keluar sebagai jawara.
Kompetisi tahfidz pun tak kalah menarik, dengan sejumlah peserta menunjukkan kemampuan menghafal Al-Quran yang membanggakan.
Tidak hanya piala dan sertifikat, para pemenang juga menerima berbagai hadiah menarik. Mulai dari uang tunai, bingkisan, laptop, proyektor, sepeda motor, hingga 1.412 paket sembako yang disediakan oleh Bank Nagari.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, terutama Bank Nagari. Semoga ini menjadi amal jariah di bulan suci Ramadan," tutup Fadly Amran usai acara.
Kegiatan Pesantren Ramadan 1446 Hijriah ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk membina generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter religius di Kota Padang. (red)
















