SNT Pasaman Barat Dikebut, Pemkab Targetkan Sekolah Siap Dipakai Juni 2027

SNT Pasaman Barat Dikebut, Pemkab Targetkan Sekolah Siap Dipakai Juni 2027

Rapat Koordinasi (Rakor) pembangunan SNT yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Kamis (8/10/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)

Sumbardaily.com - Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Pasaman Barat memasuki tahapan penting. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kini memprioritaskan penyelesaian status lahan agar pembangunan sekolah tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan dan ditargetkan mulai digunakan pada Juni 2027.

Persoalan lahan menjadi salah satu pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pembangunan SNT yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Kamis (8/10/2026). Pemerintah kabupaten bersama pemerintah pusat dan pemerintah provinsi membahas kesiapan pembangunan, terutama terkait aspek legalitas lahan dan operasional pendidikan.

Rakor tersebut dipimpin Bupati Pasaman Barat Yulianto. Pertemuan dihadiri Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, unsur Forkopimda, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat Khairullah, Tim Jamintel Kejaksaan RI, Kepala BPN Pasaman Barat, para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, kabag, kabid, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Yulianto mengatakan dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dibutuhkan agar seluruh proses pembangunan SNT dapat berjalan sesuai aturan. Salah satu proses yang tengah dilakukan Pemkab Pasaman Barat adalah pemindahan status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah tersebut.

“Pendampingan dari pemerintah pusat maupun provinsi sangat kita butuhkan agar pelaksanaan sesuai ketentuan dan tidak menemui kendala, baik dari sisi administrasi maupun ketersediaan lahan. Saat ini kita sedang dalam proses pemindahan status lahan. Insyaallah, November akan dilakukan lelang dan pada Juni 2027 sudah siap digunakan,” kata Yulianto.

Target tersebut membuat penyelesaian status lahan menjadi bagian penting sebelum pembangunan memasuki tahapan berikutnya. Pemkab Pasaman Barat ingin memastikan aspek administrasi dan legalitas lahan tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembangunan SNT.

Yulianto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap usulan pembangunan SNT di Pasaman Barat. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan agar terlaksana dengan baik dan sesuai ketentuan.

Selain pembangunan fasilitas pendidikan, keberadaan SNT diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Pasaman Barat. Sekolah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sarana untuk menyiapkan generasi penerus yang dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kita berkomitmen bersama pemerintah pusat dan provinsi untuk mewujudkan pembangunan SNT di Pasaman Barat,” tegasnya.

Kepala BBPMP Provinsi Sumatera Barat Khairullah turut mengapresiasi keseriusan Pemkab Pasaman Barat dalam mendukung pembangunan SNT. Ia menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari prioritas pemerintah dalam bidang pendidikan.

Menurut Khairullah, SNT diarahkan untuk menghadirkan fasilitas pendidikan dengan infrastruktur dan sarana yang lebih lengkap. Keberadaan fasilitas tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta sekolah yang berada di sekitar lokasi.

“SNT ini nantinya menjadi sekolah dengan transformasi infrastruktur dan sarana yang lengkap serta memadai. Fasilitas sekolah juga dapat dimanfaatkan masyarakat dan sekolah terdekat. Alhamdulillah, prosesnya menunjukkan hasil yang baik. Yang paling penting, status tanah harus menjadi milik Kemendikdasmen,” ujarnya.

Setelah pembahasan mengenai kesiapan pembangunan, Rakor dilanjutkan dengan pembahasan teknis bersama Kepala BPN Pasaman Barat. Fokus pembahasan diarahkan pada mekanisme pengalihan status lahan sehingga nantinya dapat menjadi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pengalihan status tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan lahan yang disiapkan untuk SNT memenuhi aspek legalitas dan administrasi. Penyelesaian proses itu diharapkan dapat mendukung tahapan pembangunan selanjutnya, termasuk rencana lelang pada November.

Dengan proses tersebut, Pemkab Pasaman Barat bersama pemerintah pusat dan pemerintah provinsi terus melakukan koordinasi agar pembangunan SNT berjalan sesuai rencana. Jika tahapan yang disiapkan berjalan sesuai target, sekolah tersebut ditargetkan sudah siap digunakan pada Juni 2027.

Pemerintah daerah berharap pembangunan SNT tidak hanya menghadirkan bangunan sekolah baru, tetapi juga memperkuat kualitas layanan pendidikan dan mendukung pembentukan sumber daya manusia unggul di Pasaman Barat. (*)

Baca Juga

Dari Bangkit hingga Cari Pembeli, 190 UMKM Sumbar Masuk Program Pemulihan
Dari Bangkit hingga Cari Pembeli, 190 UMKM Sumbar Masuk Program Pemulihan
Dugaan Pelanggaran Prosedur di Nagari Kajai Disorot Ombudsman, Bupati Pasaman Barat Buka Suara
Dugaan Pelanggaran Prosedur di Nagari Kajai Disorot Ombudsman, Bupati Pasaman Barat Buka Suara
Pilwana Pasaman Barat: Warga Boleh Beda Pilihan, Tapi Jangan Putus Silaturahmi
Pilwana Pasaman Barat: Warga Boleh Beda Pilihan, Tapi Jangan Putus Silaturahmi
Porprov XVI Sumbar: Venue Arung Jeram Pasaman Barat Dinilai Punya Potensi Wisata
Porprov XVI Sumbar: Venue Arung Jeram Pasaman Barat Dinilai Punya Potensi Wisata
Pilwana E-Voting Gunung Tuleh Digelar, Bupati Pasaman Barat Tekankan Prinsip Badunsanak
Pilwana E-Voting Gunung Tuleh Digelar, Bupati Pasaman Barat Tekankan Prinsip Badunsanak
Porprov Sumbar 2026 Dimulai, 560 Kontingen Pasaman Barat Bawa Misi Prestasi
Porprov Sumbar 2026 Dimulai, 560 Kontingen Pasaman Barat Bawa Misi Prestasi