Sidak Pelayanan RSUD Rasidin Padang, Ini Rekomendasi Ombudsman Sumbar

Sidak Pelayanan RSUD Rasidin Padang, Ini Rekomendasi Ombudsman Sumbar

Ombudsman Sumbar melakukan sidak di RSUD dr. Rasidin Padang pascalebaran. (Foto: Dok Ombudsman Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang pada Selasa (8/4/2025). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal pada hari pertama kerja pascalibur Lebaran Idul Fitri 1446 H.

Tim Ombudsman Sumbar yang dipimpin oleh Rendra Catur Putra diterima langsung oleh jajaran manajemen rumah sakit. Kepala Bidang Pengembangan RSUD dr. Rasidin, Irwandi, menyambut baik kunjungan pengawasan yang dilakukan oleh Tim Ombudsman Sumbar tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan, diketahui bahwa seluruh pegawai yang dijadwalkan bertugas pada shift pagi sebanyak 205 orang hadir seluruhnya pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran. Hal ini menunjukkan tingkat kedisiplinan yang baik dari para tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat melakukan kunjungan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim Ombudsman menemukan kondisi pelayanan yang cukup ramai. Terlihat sekitar 3 bed di traise merah (prioritas tinggi), 3 bed di traise kuning (prioritas sedang), dan 2 bed di traise hijau (prioritas rendah) terisi penuh oleh pasien yang membutuhkan penanganan medis.

Menurut keterangan Kepala Ruangan IGD, Meta, pihaknya rata-rata menerima sekitar 40 hingga 50 pasien setiap hari. Selama periode libur Lebaran, pasien dengan kondisi gawat darurat yang ditangani di traise merah mendominasi ruangan IGD.

Selain mengunjungi IGD, Tim Ombudsman Sumbar juga melakukan pemantauan terhadap 14 poliklinik yang tersedia di RSUD dr. Rasidin. Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan bahwa 13 poliklinik telah tersedia dokter yang bertugas, sementara di satu poliklinik lainnya dokter yang bertugas sedang melakukan tindakan operasi terhadap pasien.

Setelah melakukan sidak menyeluruh, Ketua Tim Ombudsman Sumbar, Rendra Catur Putra, menyampaikan beberapa rekomendasi untuk perbaikan pelayanan di hadapan Kepala Bagian Pengembangan, Irwandi, dan Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan, Dessy.

Rekomendasi tersebut meliputi empat poin penting, yakni: penyediaan lahan parkir khusus bagi kelompok rentan dengan akses yang lebih dekat ke ruang pelayanan; pengaktifan sistem pengelolaan pengaduan yang mudah diakses oleh penerima layanan.

Selain itu, upaya pemenuhan kebutuhan bed tambahan di ruang IGD mengingat tren kunjungan yang semakin meningkat; serta dukungan terhadap program unggulan Pemerintah Kota Padang yaitu BPJS Gratis untuk meningkatkan cakupan pelayanan bagi masyarakat Kota Padang.

Pada bagian akhir kunjungannya, Rendra menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan integritas yang ditunjukkan oleh seluruh pegawai RSUD dr. Rasidin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa ke depannya perlu ada peningkatan kualitas pelayanan agar terus menjadi lebih baik.

"Kami mengapresiasi komitmen tenaga kesehatan dan seluruh pegawai RSUD dr. Rasidin yang tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama pada momentum pascalibur panjang seperti ini," ujar Rendra. (red)

Baca Juga

YouTube Ditegur Kemkomdigi karena Konten Live Vape yang Diduga Libatkan Anak
YouTube Ditegur Kemkomdigi karena Konten Live Vape yang Diduga Libatkan Anak
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau penanganan pascabanjir di kawasan Gunung Sariak dan Lapau Munggu, Selasa 4 Agustus 2026.
Banjir Lagi di Masa Rehab-Rekon, Pemko Padang Dorong Pembangunan Sabo Dam dan Penataan Aliran Sungai
ASN Pasaman Barat Penunggak Pajak Kendaraan Dinas Terancam TPP Ditunda
ASN Pasaman Barat Penunggak Pajak Kendaraan Dinas Terancam TPP Ditunda
Cuaca Ekstrem Intai Padang, Polisi Terbitkan Imbauan Darurat bagi Masyarakat
Cuaca Ekstrem Intai Padang, Polisi Terbitkan Imbauan Darurat bagi Masyarakat
Putusan MK Soal Anggaran Tak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan BGN
Putusan MK Soal Anggaran Tak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan BGN
Orang Tua Gemar Flexing Prestasi Anak? Guru Besar UNP Sebut Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai
Orang Tua Gemar Flexing Prestasi Anak? Guru Besar UNP Sebut Ada Risiko yang Perlu Diwaspadai