Sumbardaily.com, Padang – Laga Semen Padang FC kontra Persija Jakarta pada pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 menyisakan cerita panas yang masih menjadi perbincangan publik sepak bola nasional.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Haji Agus Salim, Padang, Senin (22/12/2025), itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah Kabau Sirah, namun diwarnai drama hingga menit-menit akhir.
Semen Padang FC mengamankan tiga poin krusial lewat gol bunuh diri bek Persija Jakarta, Jordi Amat, pada menit ke-82. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tensi antara Kabau Sirah dan Macan Kemayoran.
Namun, sorotan utama justru terjadi pada penghujung pertandingan. Drama memuncak pada menit ke-100 atau 90+10’, ketika Emaxwell Souza sempat membungkam Stadion Haji Agus Salim setelah mencetak gol penyeimbang bagi Persija. Euforia kubu tamu seketika pecah, sementara publik tuan rumah terdiam.
Sayangnya bagi Persija, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama. Wasit memutuskan untuk meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Setelah melakukan pengecekan, gol Emaxwell Souza dianulir lantaran Allano Souza dinilai lebih dahulu melakukan pelanggaran dalam proses terjadinya gol tersebut.
Keputusan tersebut memicu kekecewaan mendalam dari Emaxwell Souza. Pemain Persija itu meluapkan emosinya melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya. Dalam unggahan singkat tersebut, Emaxwell menuliskan kalimat bernada protes disertai emotikon wajah marah.
“Apa yang terjadi hari ini tidaklah ada,” tulis Emaxwell dalam unggahan tersebut.
Di sisi lain, keputusan wasit justru mendapat apresiasi dari kubu Semen Padang FC. Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, secara terbuka memuji kepemimpinan wasit yang dinilainya berani dan adil dalam mengambil keputusan penting.
“Alhamdulillah menang dan raih 3 poin. Terima kasih anak-anak yang berjuang dengan luar biasa. Terima kasih wasit yang berani bertindak tegas dan fair,” tulis Andre Rosiade melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Andre juga menambahkan komentar yang menyentil pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut bahwa segala bentuk keberatan dapat disampaikan secara resmi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).
“Yang protes silakan lapor LIB kan Papa Ferry Paulus masih Dirut PT. LIB,” tulis Andre dalam kolom komentar yang disematkan.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Semen Padang FC. Selain memastikan tambahan tiga poin, hasil tersebut juga menghentikan laju positif Persija Jakarta di kompetisi BRI Super League 2025/2026. (red)
















