Jalan ke Bandara Internasional Minangkabau Dipenuhi Sampah, Sekda Padang Pariaman Angkat Bicara

Sumbardaily.com - Persoalan sampah liar di sepanjang lajur dua jalan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di wilayah Batang Anai menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Kawasan yang menjadi gerbang utama masuk ke Sumatera Barat itu dinilai tidak layak dipenuhi tumpukan sampah karena menjadi wajah pertama yang dilihat wisatawan dan tamu dari luar daerah maupun mancanegara.

Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, saat memimpin apel gabungan di Kantor Camat Batang Anai, Senin (11/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri Camat Batang Anai, unsur Forkopimca, kepala puskesmas, kepala KUA, para wali nagari beserta perangkat, kepala sekolah SD dan SMP, hingga tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Hendra menegaskan bahwa kebersihan kawasan Batang Anai merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat dan unsur pemerintahan. Menurutnya, kondisi sampah liar di jalur menuju bandara tidak boleh terus dibiarkan.

“Batang Anai adalah wajah pertama yang dilihat tamu ketika masuk ke Sumatera Barat. Karena itu kebersihan kawasan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Hendra Aswara.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan pihak InJourney guna mencari solusi penanganan kawasan tersebut.

Salah satu langkah yang akan dilakukan ialah membangun taman melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) InJourney di lokasi yang selama ini kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

Menurut Hendra, pembangunan taman di kawasan tersebut diharapkan mampu mengubah wajah jalur utama menuju Bandara Internasional Minangkabau sekaligus mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan.

“Kita berharap dengan dibangunnya taman ini, lokasi tersebut tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah liar,” katanya.

Selain penataan kawasan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga tengah memperkuat sarana pendukung kebersihan. Saat ini pemerintah daerah sedang dalam proses pengadaan satu unit truk sampah dan delapan kontainer penampungan sampah yang akan ditempatkan di sejumlah titik.

“Saat ini kita dalam proses pengadaan satu unit truk sampah dan delapan kontainer penampungan sampah di sejumlah titik yang telah ditentukan,” ujar Hendra Aswara, yang juga tengah menempuh pendidikan doktoral di UNP.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Hendra turut mengajak seluruh unsur masyarakat menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 agar berjalan aman, tertib, damai, dan demokratis.

Ia menegaskan keberhasilan Pilwana bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan panitia, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari Bamus, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, perangkat nagari, hingga panitia pemilihan.

“Pilwana adalah pesta demokrasi masyarakat nagari. Karena itu mari kita sukseskan bersama agar seluruh tahapan berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai aturan,” tegasnya.

Hendra menyebutkan, tahapan Pilwana yang saat ini sedang berjalan ialah proses perekrutan tenaga KPPS. Karena itu, seluruh nagari diminta segera menjalankan tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah perekrutan tenaga KPPS. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Pilwana di Nagari Kasang, Sekda meminta seluruh pihak menghormati dan mematuhi Surat Keputusan Bupati mengenai penundaan pelaksanaan Pilwana serentak di daerah tersebut.

Sementara itu, terkait Pilwana Sungai Buluh Barat, Hendra berharap seluruh pihak dapat menerima hasil panitia seleksi secara bijak dan dewasa demi menjaga suasana tetap kondusif.

“Keputusan panitia seleksi telah ditetapkan dan tidak dapat diganggu gugat. Mari kita jaga suasana tetap kondusif demi kepentingan masyarakat nagari,” katanya. (*)

Baca Juga

Mauluik Gadang Padang Pariaman Dimulai, Lomba Kasidah Jadi Pembuka Rangkaian Acara
Mauluik Gadang Padang Pariaman Dimulai, Lomba Kasidah Jadi Pembuka Rangkaian Acara
1.036 Guru SMP Padang Pariaman Digenjot Kompetensinya Lewat Program Guru Belajar
1.036 Guru SMP Padang Pariaman Digenjot Kompetensinya Lewat Program Guru Belajar
Jembatan Anduriang Padang Pariaman Dapat Anggaran Rp47 Miliar, Dibangun Mulai Februari 2027
Jembatan Anduriang Padang Pariaman Dapat Anggaran Rp47 Miliar, Dibangun Mulai Februari 2027
Jejak Mohammad Hatta di Vila Bung Hatta, Menbud Dorong Status Cagar Budaya Nasional
Jejak Mohammad Hatta di Vila Bung Hatta, Menbud Dorong Status Cagar Budaya Nasional
Hari Indonesia Menabung 2026, Padang Pariaman Sabet 3 Penghargaan
Hari Indonesia Menabung 2026, Padang Pariaman Sabet 3 Penghargaan
Dasarian III Agustus 2026, Mayoritas Wilayah Indonesia Diprediksi Minim Hujan
Dasarian III Agustus 2026, Mayoritas Wilayah Indonesia Diprediksi Minim Hujan