Sumbardaily.com, Padang - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang pada Rabu (12/11/2025) pagi menyebabkan satu pohon jati setinggi sekitar 15 meter dan pohon pinang setinggi 20 meter tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Berok Raya, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
Akibat kejadian itu, rumah milik Mardiana (71) mengalami kerusakan cukup parah dengan taksiran kerugian mencapai Rp20 juta.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Petugas dan masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan batang pohon yang menimpa rumah korban. Dalam waktu singkat, jalur di sekitar lokasi kembali aman dilalui warga.
“BPBD Padang bergerak cepat begitu laporan masuk. Pohon sudah berhasil dipotong dan dibersihkan agar tidak membahayakan warga lain,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.
Sebagai langkah awal, BPBD memberikan bantuan darurat berupa satu lembar terpal ukuran 4x6 meter untuk menutup bagian rumah yang rusak. Tim juga memastikan kondisi Mardiana dan dua anggota keluarganya dalam keadaan selamat.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang turut meninjau langsung kondisi rumah yang terdampak. Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, yang datang bersama perwakilan BPBD, menyerahkan bantuan sembako dan peralatan keluarga kepada korban.
Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan memastikan Pemko Padang akan segera membantu proses perbaikan rumah.
“Kondisi rumahnya memang cukup memprihatinkan. Kami sudah minta BPBD untuk membantu menurunkan kayu yang masih tersangkut dan merapikan area sekitar. Bantuan untuk perbaikan akan segera disalurkan agar rumah ini bisa kembali ditempati,” katanya.
Bantuan lanjutan, katanya, akan diberikan melalui program unggulan Pemko Padang, yaitu Padang Melayani, Padang Sigap, yang dirancang untuk merespons cepat berbagai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Program tersebut, kata Maigus, menjadi salah satu upaya memperkuat pelayanan tanggap darurat bagi warga terdampak bencana di wilayah kota.
“Insya Allah, melalui program Padang Melayani, Padang Sigap, bantuan perbaikan rumah ini akan segera disalurkan pada awal pekan depan, Senin atau Selasa,” ujarnya.
Selain dari BPBD, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang juga akan turut memberikan dukungan berupa bantuan logistik tambahan agar keluarga korban dapat bertahan sementara waktu sebelum rumah mereka diperbaiki sepenuhnya.
Maigus berharap, seluruh proses perbaikan berjalan cepat dan lancar, mengingat rumah tersebut menjadi tempat tinggal bagi keluarga dengan dua anak yang masih kecil.
“Kami ingin rumah ini segera bisa ditempati lagi agar ibu dan anak-anak tidak terlalu lama dalam kondisi darurat,” katanya.
Pemko Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
BPBD juga meminta warga segera melapor apabila melihat pohon besar yang berpotensi tumbang atau membahayakan lingkungan sekitar.
Musim hujan yang mulai intens pada November ini menjadi perhatian serius Pemko Padang.
Selain memperkuat kesiapsiagaan petugas, pemerintah juga berencana menambah jumlah personel lapangan dan peralatan pendukung agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (adl)
















