Sumbardaily.com, Padang – Thom Haye, pemain Timnas Indonesia yang kini memperkuat Persib Bandung semakin dikenal publik dengan julukan “The Professor”. Nama panggilan tersebut belakangan kerap digunakan suporter maupun rekan-rekannya, bahkan lebih sering dibanding nama aslinya.
Haye mengaku senang dengan sebutan itu. Baginya, sapaan “prof” bukan hanya menyenangkan, tetapi juga membuat hubungannya dengan orang lain terasa lebih akrab.
“Saya merasa sekarang banyak orang tidak lagi memanggil saya dengan nama saya sendiri, tetapi dengan sebutan ‘prof’. Itu panggilan yang lucu, akrab, dan bagus,” kata Haye.
Julukan The Professor sebenarnya bukan hal baru bagi mantan pemain Almere City tersebut. Sebutan itu sudah melekat sejak ia berkarier di Eredivisie Belanda.
Permainannya yang mengutamakan kecerdasan taktik, kemampuan membaca situasi di lapangan, serta keahliannya memanfaatkan ruang yang tercipta dari pergerakan rekan setim, membuat Haye kerap dianggap sebagai otak permainan tim.
Debut di Persib Bandung
Thom Haye menjalani debutnya di Liga 1 musim 2025/2026 saat Persib Bandung menundukkan Persebaya Surabaya pada pekan kelima. Dalam laga yang diguyur hujan deras itu, Haye mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan.
“Debut yang bagus, atmosfernya luar biasa. Pertandingannya diiringi hujan deras, semua yang terjadi membuat suasana semakin gila. Itu pengalaman debut yang menyenangkan, saya senang semuanya dimulai dengan baik,” ujar pemain berusia 30 tahun tersebut.
Usai menjalani pertandingan pertama, Haye bersama Persib tengah bersiap menghadapi laga tandang melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (22/9/2025). Laga ini diprediksi akan menjadi ujian berat sekaligus kesempatan baginya untuk tampil sejak menit pertama.
Fokus Tingkatkan Kebugaran
Meski tampil mengesankan, Haye masih memiliki pekerjaan rumah terkait kondisi fisiknya. Pelatih Persib, Bojan Hodak, menekankan bahwa Haye harus mengejar kebugaran optimal karena tidak sempat mengikuti sesi latihan pramusim bersama tim.
“Ya, kondisi saya semakin membaik. Memang saya tidak menjalani latihan pramusim, jadi saya harus bekerja lebih keras agar bugar. Sejauh ini prosesnya berjalan baik,” kata Haye.
Dengan peningkatan kondisi fisik, peluang Haye untuk menjadi starter dalam laga melawan Arema FC semakin terbuka. Dukungan penuh dari Bobotoh dan antusiasme publik sepak bola Tanah Air pun menambah semangatnya untuk tampil konsisten bersama Persib.
Julukan “The Professor” yang melekat sejak kariernya di Eropa kini menemukan panggung baru di Indonesia. Publik sepak bola nasional menantikan peran Haye bukan hanya di Persib, tetapi juga di Timnas Indonesia, sebagai motor serangan dengan kecerdasan khas seorang profesor di lapangan hijau. (red)
















