Resah LGBT dan Narkoba, Ninik Mamak Bungus Teluk Kabung Curhat ke Fadly Amran

Wali Kota Padang, Fadly Amran berdialog dengan pengurus KAN Bungus Teluk Kabung membahas persoalan sosial masyarakat.

Wali Kota Padang, Fadly Amran bersilaturahmi dengan pengurus KAN Bungus Teluk Kabung dan menerima berbagai masukan terkait kondisi sosial masyarakat pada Kamis (4/6/2026) siang. (Dok. Prokopim)

Sumbardaily.com - Persoalan penyalahgunaan narkotika, kriminalitas hingga isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) menjadi isu yang paling banyak disorot dalam pertemuan antara Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan pengurus KAN Bungus, Kamis (4/6/2026) siang.

Keresahan tersebut mengemuka saat Wali Kota Padang, Fadly Amran bersilaturahmi dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung di Kantor KAN Bungus.

Dalam pertemuan itu, para ninik mamak menyampaikan berbagai persoalan sosial yang dinilai semakin mengkhawatirkan di tengah masyarakat.

Menurut para ninik mamak, perilaku sebagian generasi muda saat ini menjadi perhatian serius.

Kasus narkotika, tindakan kriminal dan LGBT disebut cukup meresahkan masyarakat dan membutuhkan langkah konkret agar tidak berkembang lebih jauh.

Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Nagari yang saat ini sedang dalam proses dan segera dibahas untuk mendapatkan persetujuan DPRD.

“Setelah Perda Nagari disahkan nanti, ada hukum adat yang dijalankan di tengah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Perda Nagari diharapkan mampu memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.

"Dengan adanya landasan hukum yang lebih kuat, berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat dapat ditangani secara lebih efektif melalui sinergi pemerintah dan unsur adat," ucap Fadly.

Dalam kesempatan itu, Ketua KAN Bungus, Reizul Mailis Datuak Rajo Nando, menyambut baik kedatangan Wali Kota Padang.

Selain mempererat silaturahmi, masyarakat juga mendapatkan kesempatan untuk mengetahui langsung berbagai program pembangunan yang akan dijalankan pemerintah di wilayah Bungus Teluk Kabung.

Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bungus Teluk Kabung, Erman B Datuak Rajo Ibrahim.

"Kehadiran kepala daerah menjadi ruang dialog yang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus mencari solusi yang tepat," katanya.

Selain membahas persoalan sosial, pertemuan tersebut juga diisi dengan pemaparan sejumlah rencana pembangunan yang akan dilaksanakan Pemko Padang di Bungus Teluk Kabung. (*)

Baca Juga

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya bersama Kepala Bidang Perlindungan Sosial Syaiful Andri memberikan keterangan mengenai percepatan digitalisasi bantuan sosial melalui Portal Perlinsos di Kantor Dinas Sosial Kota Padang, Jumat (10/7/2026).
Padang Genjot Digitalisasi Bansos, Baru 41.016 KK Terdaftar dari 303 Ribu Kepala Keluarga
HJK Padang ke-357: BOM Run 2026 Siap Gerakkan Sport Tourism dan UMKM Lokal
HJK Padang ke-357: BOM Run 2026 Siap Gerakkan Sport Tourism dan UMKM Lokal
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir menyerahkan kunci Hunian Tetap Mandiri kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji.
Korban Bencana Hidrometeorologi Mulai Tempati Huntap, Pemko Padang Kejar 22 Rumah Baru
Ribuan peserta diproyeksikan mengikuti BOMRun 2026 yang menjadi salah satu agenda utama Hari Jadi Kota Padang ke-357. Event sport tourism ini akan berlangsung di kawasan Pantai Purus Danau Cimpago dan melewati berbagai ikon wisata Kota Padang.
BOMRun 2026 Resmi jadi Main Event HJK Padang ke-357, Ribuan Pelari Siap Ramaikan Kota
Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa memberikan sambutan saat membuka Pelatihan Pintar PBJ yang diikuti 187 PPK dan PPTK di Balai Kota Padang.
Pelatihan Pintar PBJ Padang Kupas Risiko Pengadaan hingga Potensi Masalah Hukum
Petugas medis bersiap melakukan proses Khitan Massal Disabilitas Tahun 2026 terhadap anak penyandang disabilitas di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah, Kota Padang.
Anak Penyandang Disabilitas Kini Miliki Akses Khitan yang Lebih Aman, Ini Upaya Pemko Padang