Sumbardaily.com, Padang - Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial di Kota Padang. Melalui kegiatan Kajian Adem Ramadan yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman pada Minggu (8/3/2026), sejumlah bantuan sosial disalurkan kepada santri, anak yatim, hingga marbot yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Kegiatan yang menghadirkan Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir sebagai penceramah tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada puluhan santri dan anak yatim.
Selain itu, bantuan turut diberikan kepada tujuh masjid dan musala serta para marbot di Kota Padang yang mengalami dampak akibat bencana hidrometeorologi.
Program sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang dan PT AQUA Solok. Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial sekaligus keagamaan di tengah masyarakat.
Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kepedulian terhadap santri, anak yatim, serta para pengurus masjid dan musala merupakan langkah penting dalam membangun solidaritas sosial di bulan suci.
“Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami mengapresiasi kegiatan ini. Kepedulian terhadap santri dan anak yatim, marbot, serta masjid dan musala merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti,” ujar Maigus.
Maigus yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Kota Padang menegaskan bahwa keberadaan santri memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan aktivitas keagamaan di masjid.
Ia menilai generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan keagamaan akan menjadi pilar penting dalam memakmurkan rumah ibadah sekaligus menjaga nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
“Kami berharap para santri terus mendapat perhatian dan dukungan, karena merekalah generasi yang akan menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memakmurkan masjid. Untuk mendukung hal ini, Pemko Padang telah meluncurkan Progul Smart Surau yang bertujuan mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Direktur PT Tirta Investama (AQUA) Solok, Deden Somantri mengatakan, kegiatan Kajian Adem Ramadan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan penguatan nilai spiritual selama Ramadan, tetapi juga menjadi sarana mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Deden menjelaskan bahwa perusahaan berupaya mendukung peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat melalui berbagai kegiatan sosial.
“PT AQUA tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai tersebut telah menjadi prinsip yang ditanamkan oleh para pendiri perusahaan sejak awal berdiri.
“Pendiri kami selalu berpesan agar AQUA tidak sekadar menjalankan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya. (red)















