Profil Federico Anselmo, Striker asal Argentina yang Dirumorkan Incaran Semen Padang FC

Profil Federico Anselmo, Striker asal Argentina yang Dirumorkan Incaran Semen Padang FC

Pesepakbola asal Argentina, Federico Anselmo yang digadang-digadang diincar Semen Padang FC untuk putaran kedua BRI Super League musim kompetisi 2025/2026. (Dok. Instagram/@fede_anselmo9)

Sumbardaily.com, Padang - Semen Padang FC kembali membuat manuver strategis jelang lanjutan BRI Super League 2025/2026 dengan memantau secara serius Federico Anselmo, penyerang asal Argentina yang dinilai memiliki profil sesuai kebutuhan teknis Kabau Sirah untuk memperkuat daya gedor lini depan.

Ketertarikan terhadap Federico Anselmo dikonfirmasi langsung oleh Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade. Ia menegaskan bahwa rencana perekrutan striker berpostur tinggi tersebut lahir dari diskusi mendalam antara manajemen dan jajaran teknis.

Nama Anselmo disebut muncul atas rekomendasi Direktur Teknik Semen Padang FC, Yeyen Tumena, yang mendapat dukungan penuh dari tim pelatih.

“Kami bergerak berdasarkan kebutuhan teknis. Pilihan kepada Federico Anselmo adalah rekomendasi dari Dirtek Coach Yeyen Tumena dan tim pelatih. Kami di manajemen berupaya mewujudkan itu agar daya gedor tim semakin tajam,” ujar Andre Rosiade, Rabu (28/1/2026).

Andre menjelaskan, karakteristik Anselmo dinilai sesuai dengan skema permainan yang ingin dibangun. Postur tubuh yang menjulang dianggap mampu memberikan dimensi berbeda dalam pola serangan, terutama dalam memaksimalkan umpan silang dan duel udara.

Evaluasi internal menunjukkan bahwa meskipun komposisi skuad telah mengalami pembaruan signifikan pada putaran kedua, lini depan masih membutuhkan sosok penuntas peluang yang konsisten.

Rencana perekrutan ini juga mendapat dukungan dari jajaran klub. Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, mengamini langkah manajemen dalam memburu penyerang asing berkualitas demi menjaga eksistensi klub di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Menurutnya, keputusan strategis semacam ini menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing tim di tengah persaingan ketat BRI Super League.

Striker asing tersebut diproyeksikan sebagai tambahan amunisi penting dalam upaya Semen Padang FC bertahan dan meningkatkan performa hingga penghujung musim.

Manajemen menilai kehadiran pemain baru di lini serang akan melengkapi fondasi tim yang telah dibangun secara bertahap, sekaligus menjawab kebutuhan mendesak di sektor penyelesaian akhir.

Sejauh ini, Kabau Sirah telah mendatangkan sejumlah pemain asing untuk memperkuat berbagai lini. Nama-nama seperti Guillermo Fernandez, Asyraq Gufron, Kianz Froese, Jaime Giraldo, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, dan Boubakary Diara telah lebih dulu bergabung. Di bawah mistar gawang, Arthur tetap menjadi pilihan utama dengan sokongan dari Rendi Oscario Sroyer.

Pada sektor pertahanan, pengalaman Alhasan Wakasso dan Angelo Meneses masih menjadi tumpuan utama. Sementara itu, sisi sayap diperkuat oleh kehadiran Maicon de Souza yang didatangkan dari Borneo FC.

Komposisi tersebut dinilai cukup seimbang, namun manajemen dan tim pelatih sepakat bahwa lini depan masih memerlukan sosok penyerang yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial.

“Tentunya ini akan menjadi amunisi untuk memperkuat tim dalam lanjutan putaran kedua BRI Super League musim kompetisi 2025/2026 ini," katanya.

Selain fokus pada perekrutan pemain, manajemen juga menaruh perhatian pada aspek non-teknis. Andre menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dan mental bertanding para pemain agar tidak terganggu oleh faktor eksternal, terutama di tengah dinamika kompetisi yang semakin ketat.

“Kami dari manajemen sedang berbenah untuk melakukan evaluasi dan juga mudah-mudahan kita bisa bertahan dan persiapan untuk musim berikutnya," kata Levi.

Pendekatan selektif dan penuh kehati-hatian menjadi prinsip utama Semen Padang FC dalam menentukan rekrutan anyar.

"Manajemen berharap, siapa pun pemain yang nantinya bergabung benar-benar sesuai dengan karakter permainan tim dan mampu memberikan kontribusi nyata, bukan sekadar menambah daftar pemain asing," imbuhnya.

Lantas, siapa Federico Anselmo yang kini masuk incaran Kabau Sirah?

Federico Anselmo merupakan pesepakbola profesional asal Las Acequias, Argentina, yang lahir pada 11 Juni 1994. Penyerang berusia 32 tahun ini terakhir tercatat membela San Martin SJ.

Sebelumnya, ia telah berpengalaman memperkuat berbagai klub di Amerika Latin dan Eropa, di antaranya Estudiantes, Rafaela, Union Santa Fe, Argentinos Juniors, Quilmes, Palestino, Maldonado, hingga Universitatea.

Berdasarkan data dari laman Transfermarkt.com, Anselmo memiliki tinggi sekitar 1,86 meter dan beroperasi sebagai penyerang tengah. Ia diperkirakan memiliki nilai pasar mencapai Rp3,04 miliar.

Dengan rekam jejak dan karakteristik tersebut, Federico Anselmo dinilai memiliki potensi untuk menjadi jawaban atas kebutuhan lini depan Semen Padang FC pada fase krusial musim ini. (red)

Baca Juga

Kejari Padang Alihkan Penahanan BSN jadi Tahanan Kota, Ada Jaminan dari Hinca Panjaitan hingga Keluarga
Kejari Padang Alihkan Penahanan BSN jadi Tahanan Kota, Ada Jaminan dari Hinca Panjaitan hingga Keluarga
Kejati Sumbar Dalami Dugaan Korupsi KUR Bank Nagari, Penyidikan Resmi Dimulai
Kejati Sumbar Dalami Dugaan Korupsi KUR Bank Nagari, Penyidikan Resmi Dimulai
Semen Padang FC Matangkan Persiapan, Nil Maizar Puas dengan Game Internal Kedua
Semen Padang FC Matangkan Persiapan, Nil Maizar Puas dengan Game Internal Kedua
Petugas kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Jalan Gurun Panjang, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan memperagakan 27 adegan yang disaksikan warga.
Kasus Pembunuhan di Kuranji Padang Masuk Babak Baru, Rekonstruksi Ungkap Kronologi Lengkap Penusukan
Dugaan Kredit Fiktif KUR Bank Nagari, Kepala OJK Sumbar Diperiksa Kejaksaan
Dugaan Kredit Fiktif KUR Bank Nagari, Kepala OJK Sumbar Diperiksa Kejaksaan
Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan kebakaran KN SAR Ramawijaya 240 di galangan PT Proskuneo Kadarusman, Jakarta Utara.
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Docking di Jakarta, KKS Mentawai: Penyebab Masih Didalami