Sumbardaily.com, Padang Panjang – Kepolisian Resor (Polres) Padang Panjang menuntaskan 63 kasus dari total laporan yang masuk sepanjang tahun 2024. Tindak pidana pencurian menempati posisi tertinggi dengan 39 kasus.
"Kasus-kasus yang paling menonjol didominasi oleh tindak kejahatan pencurian dengan 39 kasus, diikuti pencurian kendaraan bermotor sebanyak 28 kasus, pencurian dengan pemberatan 24 kasus, dan penganiayaan 25 kasus," papar Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dalam konferensi pers akhir tahun, Selasa (31/12/2024).
Dalam upaya pemberantasan narkoba, Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap 26 kasus penyalahgunaan narkotika dengan 34 tersangka. Barang bukti yang diamankan meliputi sabu-sabu seberat 196,56 gram dan ganja kering 95,16 gram.
Terkait keselamatan lalu lintas, sepanjang tahun 2024 tercatat 75 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 10 korban meninggal dunia, enam korban luka berat, dan 163 korban luka ringan. Total kerugian material dari kecelakaan tersebut mencapai Rp219.300.000.
Kartyana menambahkan, pelanggaran lalu lintas mencapai 1.199 kasus dengan barang bukti yang disita berupa 544 lembar SIM, 445 lembar STNK, dan 210 unit kendaraan. "Mayoritas pelanggaran dilakukan oleh pengendara sepeda motor dengan 975 berkas tilang," ungkapnya.
Unit Bhabinkamtibmas menunjukkan peran aktif dalam penyelesaian masalah di tingkat masyarakat dengan 151 kegiatan problem solving. Distribusinya mencakup Polsek Padang Panjang (94 kegiatan), Polsek X Koto (11 kegiatan), Polsek Batipuh (42 kegiatan), dan Polsek Batipuh Selatan (4 kegiatan).
Lebih lanjut Kartyana merinci kasus-kasus yang diselesaikan melalui pendekatan problem solving, meliputi berbagai jenis perkara mulai dari konflik sosial hingga kasus pidana ringan.
"Penyelesaian masalah mencakup kasus pencurian, pertengkaran, pengancaman, sengketa tanah, KDRT, hingga permasalahan warisan," paparnya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Sonny Budaya Putra mengapresiasi kinerja Polres dalam pengungkapan berbagai kasus. "Capaian ini membuktikan sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman," ujarnya.
Sonny berharap Polres dapat meningkatkan kinerjanya pada tahun 2025, terutama dalam menghadapi tantangan baru seperti kejahatan siber dan peredaran narkoba. (red)
















