Sumbardaily.com, Payakumbuh – Upaya mengungkap penyebab kebakaran Pasar Payakumbuh mulai dilakukan secara intensif. Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Riau bersama Inafis Polda Sumbar turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (27/8/2025).
Kehadiran tim forensik ini disaksikan sejumlah pejabat kepolisian daerah, di antaranya Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, Kabag Log Kompol Kaspi Darmis, Kasat Intelkam AKP Akno Pilindo, serta Kapolsek Kota Payakumbuh AKP Amirwan.
Beberapa pemilik toko yang menjadi korban kebakaran juga tampak hadir di lokasi saat proses olah TKP berlangsung.
Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo menjelaskan, pemeriksaan forensik dilakukan secara menyeluruh dengan serangkaian metode kriminalistik. Proses tersebut mencakup pengamatan umum, pendokumentasian, pemeriksaan tingkat kerusakan, analisis arah penjalaran api, serta penentuan Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK).
“Selain itu, tim juga akan mengumpulkan keterangan saksi serta mengambil sejumlah sampel barang bukti dari titik-titik yang dianggap penting,” kata Ricky.
Ia menegaskan bahwa langkah ini bertujuan memastikan secara ilmiah penyebab kebakaran yang melanda pusat perdagangan tersebut.
Minta Publik Tidak Berspekulasi
Ricky mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait penyebab kebakaran. Menurutnya, spekulasi yang tidak didukung fakta dapat menimbulkan keresahan sosial dan memicu masalah baru.
“Mari kita percayakan proses ini kepada tim yang bertugas. Hasil pemeriksaan akan disampaikan secara resmi kepada masyarakat setelah penyelidikan selesai,” ujarnya.
Terkait waktu yang dibutuhkan, Ricky menyampaikan bahwa koordinasi sudah dilakukan dengan tim forensik. Estimasi hasil penyelidikan diperkirakan bisa diperoleh dalam tiga hari hingga satu minggu.
“Kami sejalan dengan semua pihak untuk segera menemukan titik terang penyebab kebakaran ini,” tambahnya.
Kehadiran tim gabungan dari Polda Riau dan Polda Sumbar diharapkan dapat mempercepat proses investigasi sekaligus memberi kepastian hukum bagi para pedagang yang menjadi korban. Sejumlah saksi juga terus dimintai keterangan guna melengkapi hasil olah TKP.
Hasil penyelidikan forensik nantinya akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah hukum lanjutan sekaligus upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Payakumbuh. (red)














