Sumbardaily.com - Lapangan bulu tangkis di Hall Badminton One Group, Jalan Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, menjadi arena berkumpulnya ratusan atlet muda. Sebanyak sekitar 300 peserta ambil bagian dalam Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 yang resmi dibuka pada Selasa (25/8/2026) siang.
Turnamen yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 tersebut tidak hanya mempertemukan peserta dari Kota Padang dan daerah sekitar.
Kompetisi ini juga menarik peserta dari luar Sumatera Barat (Sumbar), di antaranya Sumatera Utara (Sumut), Kota Pekanbaru, Riau, Lampung, Bengkulu dan Kabupaten Muaro Bungo, Jambi.
Dengan total hadiah mencapai Rp70 juta, Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 menjadi salah satu ruang kompetisi bagi para pemain untuk menguji kemampuan sekaligus mengejar prestasi.
Namun, penyelenggaraan turnamen ini juga diarahkan pada tujuan yang lebih luas, yakni memperkuat pembinaan olahraga dan membentuk karakter generasi muda.
Wali Kota Padang, Fadly Amran secara resmi membuka turnamen tersebut. Ia menilai olahraga tidak semata-mata berkaitan dengan kemenangan dalam pertandingan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan kedisiplinan anak-anak sejak usia dini.
“Olahraga juga merupakan bagian dari pendidikan yang menanamkan kedisiplinan sejak dini, mulai dari mengatur waktu, menjaga pola makan, hingga menjalani aktivitas dengan baik. Kita berharap pembinaan olahraga seperti bulu tangkis dapat menjadi sarana positif untuk mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran dan berbagai perilaku negatif lainnya," katanya.
Menurut Fadly, pembinaan melalui olahraga perlu dilakukan secara konsisten karena dapat memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam kegiatan yang positif.
Karena itu, pemerintah daerah disebut akan terus mendorong tersedianya wadah bagi anak-anak yang memiliki potensi di bidang olahraga.
“Melalui Program Padang Balomba sebagai aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara, Pemerintah Kota Padang akan terus membuka ruang bagi anak-anak untuk berprestasi. Kita ingin kreativitas dan potensi mereka berkembang melalui pembinaan yang tepat, sehingga kegiatan seperti ini perlu terus diperbanyak dan dilaksanakan secara berkelanjutan," ucapnya.
Kompetisi bulu tangkis tidak hanya diposisikan sebagai pertandingan untuk menentukan pemenang, tetapi juga sebagai bagian dari proses pencarian dan pengembangan atlet potensial.
Fadly juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Anggota DPRD Kota Padang Alfi Beben One, KONI Kota Padang, serta seluruh pihak yang ikut mendorong pembinaan bulu tangkis di Kota Padang.
Menurutnya, pembinaan olahraga yang dimulai sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang perlu diperkuat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang Alfi Beben One yang juga Pembina Persatuan Bulutangkis (PB) One, mengatakan turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi.
Ia meminta para peserta tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga menjaga sikap selama mengikuti kompetisi.
“Kepada adik-adik atlet, tampilkan semangat dan junjung tinggi sportivitas. Kita hormati bersama hasil pertandingan, karena tujuan utama kegiatan ini adalah membangun prestasi dan karakter atlet,” katanya.
Ketua Panitia Pelaksana, Febrian Ramadhan mengatakan, Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 mempertandingkan sejumlah kelompok usia dan kategori.
Pertandingan mencakup Tunggal Usia Dini Putra dan Putri, Tunggal Anak-anak Putra dan Putri, Ganda Anak-anak Putra dan Putri, serta Tunggal Pemula Putra dan Putri.
Kategori lainnya juga mencakup Ganda Pemula Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri, Ganda Remaja Putra dan Putri, hingga Ganda Grade B.
"Selain itu juga kategori Ganda Pemula Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri, hingga Ganda Remaja Putra dan Putri, dan Ganda Grade B. Peserta turnamen juga datang dari luar daerah, diantaranya Sumatera Utara, Pekanbaru, Lampung, Bengkulu dan Muaro Bungo," ujarnya.
Rangkaian pertandingan akan berlangsung selama enam hari, mulai 25 hingga 30 Agustus 2026. Dengan jumlah peserta sekitar 300 orang, keberadaan atlet dari berbagai daerah sekaligus memperlihatkan bahwa turnamen tersebut menjadi ruang pertemuan kompetitif bagi pemain dari sejumlah wilayah.
Di sisi lain, beragam kategori usia yang dipertandingkan memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
Kompetisi ini dapat menjadi bagian dari proses mengenali kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus belajar menerima hasil pertandingan.
Penyelenggaraan Wali Kota Padang Cup Badminton Open 2026 tidak hanya berorientasi pada perebutan total hadiah Rp70 juta.
Turnamen ini juga membawa misi pembinaan melalui olahraga, dengan harapan semakin banyak anak muda memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan prestasi secara positif. (*)















