Sumbardaily.com - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir pekan lalu, mendorong Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Bantuan tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di Kecamatan Bendahara yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah.
Bencana ini dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan peningkatan debit air hingga merendam sejumlah kawasan permukiman.
Situasi semakin memburuk setelah tanggul di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, mengalami kebocoran dan tidak lagi mampu menahan volume air. Akibatnya, air meluap dan berdampak pada desa-desa di sekitarnya.
Banjir tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga merusak permukiman warga.
Dalam kondisi darurat itu, dukungan logistik menjadi salah satu kebutuhan penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat hingga memasuki tahap awal pemulihan.
Merespons kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan paket bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Perusahaan pelat merah itu juga memberikan extra fooding atau makanan tambahan bagi tim Satuan Tugas (satgas) dan relawan yang terlibat dalam penanganan bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang dan pemerintah daerah setempat.
Kolaborasi ini ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan awal setelah banjir.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan dampak bencana di wilayah terdampak. Selain masyarakat, dukungan juga diberikan kepada petugas dan relawan yang terlibat dalam kegiatan penanggulangan banjir.
Camat Bendahara, Sandi Suendri, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang disalurkan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kepada masyarakat di wilayahnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bendahara yang menjadi korban banjir di Aceh Tamiang. Bantuan ini sangat berarti bagi proses pemulihan masyarakat. Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya dan diberikan kemudahan dalam segala sesuatu," katanya, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Kecamatan Bendahara yang tengah menghadapi dampak banjir.
Dukungan kemanusiaan diharapkan dapat membantu proses pemulihan warga setelah bencana melanda kawasan permukiman mereka.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Juli Darmabakti.
Ia menjelaskan bahwa bantuan telah diantarkan ke kecamatan yang mengalami dampak paling parah di Kabupaten Aceh Tamiang.
Setelah diterima di tingkat kecamatan, bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Mekanisme ini menjadi bagian dari proses penyaluran bantuan agar logistik yang tersedia dapat diteruskan kepada warga terdampak.
"Kami telah mengantarkan bantuan ke kecamatan paling terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Selanjutnya dari kecamatan akan langsung mendistribusikan kepada masyarakat yang terdampak. Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan yang telah diberikan. Salam tangguh, salam kemanusiaan," ucap Juli.
Pemerintah kecamatan juga akan melanjutkan distribusi kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan banjir merupakan bagian dari komitmen sosial kepada masyarakat.
Menurut Fahrougi, kegiatan Pertamina tidak hanya berkaitan dengan distribusi energi.
Pihaknya juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), termasuk melalui bantuan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi bencana.
Melalui aksi tanggap darurat bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
"Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” imbuh Fahrougi. (*)
















