Sumbardaily.com, Jakarta – Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta dipastikan menjadi laga pembuka kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang kini mengusung nama baru, BRI Super League. Laga perdana ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Penetapan pertandingan pembuka tersebut merupakan bagian dari sejumlah keputusan penting yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang digelar di Jakarta dan dihadiri oleh perwakilan dari 18 klub peserta liga.
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa pemilihan Persebaya melawan PSIM sebagai laga pembuka tidak berkaitan dengan tradisi menghadirkan juara musim sebelumnya.
"Kita tidak memiliki kewajiban menampilkan juara Liga 1 atau Liga 2 di pertandingan pembuka. Jadi, siapa saja bisa dipilih," katanya.
Lebih lanjut, Ferry juga menepis anggapan bahwa jadwal laga pembuka ini dimundurkan. "Kami tidak pernah menyampaikan tanggal sebelumnya. Jadi ini bukan bentuk penundaan," ujarnya.
Dalam RUPS juga ditetapkan regulasi baru terkait jumlah pemain asing. Mulai musim ini, setiap klub diizinkan memiliki maksimal 11 pemain asing. Namun, hanya delapan pemain asing yang boleh dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain (DSP) untuk setiap pertandingan.
"Kalau ingin menurunkan delapan pemain asing secara bersamaan sejak awal pertandingan, itu diperbolehkan. Tetapi, bila delapan pemain asing sudah bermain sebagai starter, maka dalam pertandingan tersebut tidak dapat diganti dengan pemain asing lainnya," tutur Ferry.
Ia juga menambahkan bahwa asal negara pemain asing tidak dibatasi. "Boleh dari negara mana pun. Tidak ada pembatasan," kata Ferry. (pooke)














