Sumbardaily.com, Padang Panjang - Perbaikan jalan di Lembah Anai yang putus total akibat banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi ditargetkan rampung akhir Juli 2024.
Hal itu diungkapkan Project Manager Penanganan Jalan Batas Kota Padang Panjang-Sicincin Eka Satriades.
Menurutnya, perbaikan jalan ini dilakukan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), anak usaha PT Hutama Karya (Persero) setelah ditunjuk oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat (Sumbar) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.
Dijelaskan bahwa, kondisi Ruas Jalan Batas Kota Padang Panjang-Sicincin mengalami kerusakan yang cukup parah dimana jalan sepanjang 6 kilometer tidak dapat dilalui.
"Terdapat sepuluh titik yang perlu segera ditangani. Penanganan titik kerusakan dimulai dari bulan Mei 2024 dan ditargetkan rampung di akhir Juli 2024," ujar Eka.
Pasca kerusakan di Jalan Batas Kota Padang Panjang-Sicincin, HKI langsung melakukan mobilisasi alat-alat berat seperi excavator dan alat pendukung lain dari proyek HKI terdekat untuk membersihkan sisa material akibat terjangan banjir.
Saat ini, Eka menjelaskan, HKI tengah mengerjakan penanganan di KM 64, dan berfokus di KM 64+100 dan 64+200.
"Dua titik ini menjadi perhatian utama dimana kondisi jalan putus total. Kini, HKI tengah melaksanakan sejumlah pekerjaan seperti normalisasi sungai dan menimbun badan jalan, agar jalan segera dapat digunakan fungsional oleh masyarakat setempat," terangnya.
Mengingat lokasi titik penanganan yang sebagian besar terdampak banjir, maka akses pun menjadi tantangan dalam penyelesaian pekerjaan ini.
Terdapat titik-titik tertentu yang masih sulit untuk dijangkau akibat terdampak banjir, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang masih sering hujan.
"Kami berupaya terbaik agar Ruas Jalan Batas Kota Padang Panjang-Sicincin bisa segera kembali digunakan masyarakat. Kami mohon dukungan dari berbagai pihak agar semua berjalan dengan lancar," ungkap Eka.
Sebagai informasi, sebelumnya HKI bersama Hutama Karya juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Adapun bantuan yang diberikan yakni sembako, sandang, serta obat-obatan. (red)
















