Penumpang WNA Naik 6,70 Persen, Kereta Api Sumbar Makin Diminati Wisatawan Asing

Sumbardaily.com – Moda transportasi kereta api di Sumatera Barat (Sumbar) semakin mendapat perhatian dari wisatawan mancanegara. Dalam delapan bulan pertama 2026, jumlah warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan kereta api tercatat mencapai 5.427 penumpang.

Jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan 6,70 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025. Pada Januari-Agustus 2025, jumlah pelanggan WNA yang menggunakan layanan kereta api KAI Divre II Sumbar tercatat sebanyak 5.086 orang.

Kenaikan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kereta api lokal tidak hanya dimanfaatkan masyarakat di Sumbar, tetapi juga mulai menjadi bagian dari pilihan mobilitas wisatawan asing selama berada di wilayah tersebut.

Dengan capaian 5.427 penumpang hingga Agustus 2026, jumlah tersebut telah mencapai 77,56 persen dari total realisasi pelanggan WNA sepanjang 2025 yang berada di angka 6.997 orang.

Capaian itu masih berpotensi bertambah karena periode operasional 2026 masih menyisakan empat bulan hingga akhir tahun.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, pertumbuhan pelanggan WNA menjadi salah satu indikator positif mengenai peran layanan kereta api lokal dalam menunjang mobilitas masyarakat internasional di Sumbar.

“Pertumbuhan pelanggan WNA sebesar 6,70 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi gambaran positif terhadap pemanfaatan layanan kereta api lokal. Ini menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya digunakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga menjadi salah satu pilihan transportasi bagi wisatawan mancanegara selama berada di Sumbar,” ujar Reza dikutip Minggu (4/10/2026).

Menurut Reza, peningkatan jumlah pelanggan WNA tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi KAI Divre II Sumbar untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, mudah, dan inklusif bagi seluruh pelanggan. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan latar belakang maupun kewarganegaraan pengguna kereta api.

“Bagi kami, setiap pelanggan memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang perlu dilayani dengan baik. Karena itu, peningkatan jumlah pelanggan WNA juga menjadi bagian dari evaluasi kami untuk terus memperkuat kualitas pelayanan, informasi perjalanan, kemudahan akses, serta pengalaman pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan,” tambah Reza.

Tren Penumpang WNA Terus Meningkat

Jika melihat catatan beberapa tahun terakhir, pertumbuhan penggunaan kereta api oleh WNA di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar menunjukkan perkembangan yang cukup besar.

Pada 2022, jumlah WNA yang menggunakan layanan kereta api tercatat hanya 1.007 pelanggan. Setahun kemudian, angka tersebut meningkat tajam menjadi 4.225 pelanggan atau tumbuh 319,57 persen.

Kenaikan tidak berhenti pada 2023. Pada 2024, jumlah pelanggan WNA kembali meningkat menjadi 10.169 penumpang. Angka tersebut naik 140,69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada akhir 2025, jumlah pelanggan WNA yang tercatat menggunakan layanan kereta api KAI Divre II Sumbar berada di angka 6.997 orang.

Adapun realisasi 5.427 pelanggan WNA sepanjang Januari-Agustus 2026 sudah mencapai lebih dari tiga perempat jumlah pelanggan WNA yang tercatat selama 2025.

Jika tren pertumbuhan tersebut berlanjut hingga penghujung tahun, jumlah pelanggan WNA pada 2026 masih terbuka untuk mengalami peningkatan. Pasalnya, data yang tersedia baru mencakup delapan bulan pertama tahun ini dan masih terdapat empat bulan periode operasional.

Pertumbuhan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan layanan kereta api lokal memiliki fungsi yang lebih luas. Moda transportasi berbasis rel tersebut tidak hanya menyediakan akses antarkawasan, tetapi juga mendukung konektivitas untuk aktivitas ekonomi, pariwisata, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Penumpang WNA Tersebar di Sejumlah Stasiun

Pertumbuhan pengguna asing juga tidak hanya terjadi di satu stasiun. Data KAI Divre II Sumbar menunjukkan bahwa penumpang WNA tersebar di sejumlah titik layanan.

Stasiun Padang menjadi salah satu stasiun dengan pertumbuhan cukup menonjol. Jumlah pelanggan WNA di stasiun tersebut meningkat dari 1.071 orang pada Januari-Agustus 2025 menjadi 1.338 orang pada periode yang sama 2026. Dengan demikian, Stasiun Padang mencatat pertumbuhan sebesar 24,93 persen.

Kenaikan juga terjadi di Stasiun Pariaman. Jumlah pelanggan WNA di stasiun tersebut bertambah dari 560 orang pada Januari-Agustus 2025 menjadi 679 orang pada periode yang sama 2026. Pertumbuhannya mencapai 21,25 persen.

Sementara itu, Stasiun Air Tawar mencatat peningkatan dari 421 pelanggan WNA menjadi 443 pelanggan. Angka tersebut setara dengan pertumbuhan 5,23 persen.

Menariknya, persentase pertumbuhan paling tinggi justru terlihat pada sejumlah stasiun dengan skala pelanggan yang lebih kecil.

Stasiun Kuraitaji, misalnya, mencatat peningkatan dari 79 pelanggan WNA pada Januari-Agustus 2025 menjadi 154 pelanggan pada periode yang sama 2026. Pertumbuhannya mencapai 94,94 persen.

Stasiun Kayutanam juga mencatat kenaikan cukup besar, dari 44 pelanggan menjadi 78 pelanggan atau tumbuh 77,27 persen.

Adapun Stasiun Sicincin menjadi salah satu titik dengan persentase pertumbuhan paling tinggi. Jumlah pelanggan WNA di stasiun tersebut meningkat dari 25 orang menjadi 78 orang. Dengan demikian, pertumbuhannya mencapai 212 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penggunaan kereta api oleh WNA tidak hanya terkonsentrasi pada stasiun dengan volume pelanggan besar. Sejumlah stasiun lain juga mulai mencatat peningkatan jumlah pengguna asing.

“Pertumbuhan di berbagai stasiun menjadi hal yang menarik untuk terus kami cermati. Tidak hanya melihat besarnya angka secara persentase, kami juga melihat persebaran pelanggan WNA di berbagai titik layanan. Hal ini memberikan gambaran bahwa kebutuhan mobilitas WNA menggunakan kereta api terdapat di lebih banyak wilayah,” jelas Reza.

Stasiun BIM Jadi Titik dengan Pengguna WNA Terbanyak

Dalam catatan kumulatif sejak 2022 hingga Agustus 2026, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi stasiun dengan jumlah pemanfaatan layanan oleh WNA tertinggi.

Total pelanggan WNA yang tercatat di Stasiun BIM mencapai 10.229 orang dalam periode tersebut.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Padang dengan 5.681 pelanggan. Setelah itu terdapat Stasiun Pariaman dengan 2.889 pelanggan dan Stasiun Air Tawar sebanyak 1.861 pelanggan.

Data tersebut memperlihatkan bahwa stasiun yang menjadi titik akses penting memiliki peran dalam pergerakan pelanggan WNA di wilayah Sumbar.

Khusus untuk periode Januari-Agustus 2026, Stasiun BIM kembali mencatat jumlah pengguna asing tertinggi dengan 1.345 pelanggan.

Stasiun Padang berada sangat dekat di belakangnya dengan 1.338 pengguna WNA.

Jika digabungkan, jumlah pelanggan WNA di Stasiun BIM dan Stasiun Padang mencapai sekitar 49,45 persen dari keseluruhan penumpang WNA KAI Divre II Sumbar pada periode Januari-Agustus 2026.

Artinya, hampir separuh pengguna asing kereta api di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar pada delapan bulan pertama 2026 tercatat melalui dua stasiun tersebut.

Selain BIM dan Padang, sejumlah stasiun lain juga masuk dalam lima besar dengan trafik penumpang asing tertinggi sepanjang Januari-Agustus 2026.

Lima stasiun tersebut adalah Stasiun BIM, Padang, Pariaman, Air Tawar, dan Pasar Alai.

Secara keseluruhan, lima stasiun itu membukukan 4.050 pelanggan WNA selama delapan bulan pertama 2026. Jumlah tersebut menyumbang 74,63 persen dari total pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar.

Dorong Konektivitas Pariwisata Sumbar

Menurut KAI Divre II Sumbar, persebaran pelanggan WNA di sejumlah stasiun menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Posisi stasiun yang terhubung dengan kawasan perkotaan, pusat aktivitas masyarakat, serta akses menuju destinasi wisata menjadi salah satu aspek yang mendukung mobilitas wisatawan asing.

Pertumbuhan pelanggan WNA juga menjadi bagian dari evaluasi pelayanan KAI Divre II Sumbar. Kebutuhan pengguna asing menjadi salah satu aspek yang diperhatikan seiring meningkatnya jumlah pelanggan dari kelompok tersebut.

KAI menyatakan akan terus menjaga aspek keselamatan, kenyamanan, kemudahan, serta kualitas pelayanan bagi seluruh pelanggan.

Reza mengatakan pihaknya berharap layanan kereta api dapat semakin memberikan kontribusi terhadap konektivitas pariwisata dan perekonomian di Sumbar.

“KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya menghadirkan layanan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, kemudahan, dan kualitas pelayanan. Kami berharap kereta api dapat semakin berkontribusi dalam mendukung konektivitas pariwisata dan perekonomian Sumbar, termasuk memberikan kemudahan mobilitas bagi wisatawan mancanegara,” tutup Reza.

Dengan catatan 5.427 pelanggan WNA hingga Agustus 2026, penggunaan kereta api lokal oleh wisatawan asing di Sumbar memperlihatkan tren yang terus berkembang. Pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat dari kenaikan jumlah secara keseluruhan, tetapi juga dari semakin beragamnya stasiun yang digunakan oleh pelanggan WNA.

Masih adanya empat bulan periode operasional pada 2026 membuat capaian hingga Agustus tersebut belum menjadi angka akhir. Perkembangan jumlah pelanggan WNA hingga akhir tahun nantinya akan menunjukkan seberapa besar peningkatan pemanfaatan kereta api lokal oleh wisatawan mancanegara di Sumbar. (*)

Baca Juga

Stasiun Duku dengan bangunan beratap gonjong di Kabupaten Padang Pariaman
Stasiun Duku Bukan Sekadar Tempat Naik Kereta, Ini Perannya di Sumbar
Personel KAI dan Polda Sumbar mengikuti simulasi penanganan aksi teror di Stasiun Padang.
Kereta Api Diserang Teror, Polisi Amankan Penumpang di Stasiun Padang
Petugas KAI Divre II Sumbar dan Dishub Sumbar menyapa pelanggan di Stasiun Padang dalam Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat.
KAI Sapa Pelanggan Rayakan Hari Jadi Sumbar ke-81 Tahun
KAI Divre II Sumbar menyalurkan bantuan TJSL untuk pendidikan, sanitasi, dan renovasi Masjid Raya Sicincin.
KAI Divre II Sumbar Salurkan Rp100 Juta untuk Pendidikan hingga Masjid
Peringatan HUT ke-81 KAI Divre II Sumatera Barat di Kantor KAI Divre II Sumbar, Simpang Haru, Kota Padang.
KAI Divre II Sumbar Beri Penghargaan untuk Dua Pekerja Berprestasi
Pelanggan Kereta Api Sumbar Tembus Satu Juta Lebih, KAI Perkuat Keselamatan di Perlintasan
Pelanggan Kereta Api Sumbar Tembus Satu Juta Lebih, KAI Perkuat Keselamatan di Perlintasan