Penemuan Mayat ODGJ Gegerkan Warga Kubu Marapalam Padang

Penemuan Mayat ODGJ Gegerkan Warga Kubu Marapalam Padang

Ilustrasi penemuan mayat. (Dok. Pixabay)

Sumbardaily.com, Padang - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang dan kepolisian melakukan evakuasi jenazah seorang pria berusia 67 tahun yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Banda Kali Nomor 68, RT 01 RW 03, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, pada Kamis (29/5/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban yang diketahui bernama Ris merupakan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal sendirian di rumah tersebut.

Jenazah ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan membengkak di ruang tamu kediamannya sendiri.

Penemuan awal jenazah bermula dari kecurigaan Indra (45), seorang tetangga korban yang tinggal di Jalan Banda Bakali Nomor 66.

Indra mencium aroma tidak sedap yang keluar dari rumah korban dan segera melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat.

"Saksi pertama mencium bau busuk dari dalam rumah korban, kemudian melaporkan kepada Ketua RT," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Dafrizal (50), Ketua RT 01 RW 03 bersama warga setempat kemudian melakukan pengecekan dengan mengintip melalui celah jendela rumah korban.

Saat itulah mereka menemukan jenazah dalam posisi tertelungkup dengan kondisi sudah membengkak dan mengeluarkan cairan.

Ketua RT segera menghubungi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) setempat.

Petugas kepolisian yang bertugas, Ipda Yuni Maison langsung mendatangi lokasi kejadian dan menghubungi Unit Identifikasi Polresta Padang untuk melakukan proses identifikasi lebih lanjut.

Tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi kemudian turun ke lokasi untuk menangani proses evakuasi.

Tim tersebut meliputi BPBD Kota Padang, Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Padang, Polsek Padang Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, insan kebencanaan dan masyarakat sekitar.

Setelah tim Inafis melakukan dokumentasi dan pengumpulan barang bukti, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani proses visum et repertum.

Hingga saat ini, jenazah masih disimpan di kamar jenazah RS Bhayangkara sambil menunggu penyerahan kepada pihak keluarga.

"Pihak kepolisian akan melanjutkan investigasi untuk memastikan penyebab kematian korban melalui hasil visum yang akan dilakukan," katanya.

Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kota Padang menyampaikan bahwa masyarakat dapat menghubungi call center di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp di 0858-9152-2181 untuk melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan evakuasi serupa.

"Kasus penemuan jenazah ini menunjukkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga yang tinggal sendirian atau memiliki kondisi khusus seperti ODGJ. Koordinasi yang baik antara warga, RT/RW, dan aparat keamanan terbukti efektif dalam menangani situasi darurat seperti ini," imbuh Kalaksa. (red)

Baca Juga

Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas di Padang Pariaman, Berawal dari Pelajar yang Sedang Jogging
Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas di Padang Pariaman, Berawal dari Pelajar yang Sedang Jogging
Tim SAR Gabungan mengevakuasi tiga pemuda yang sempat hilang kontak di kawasan Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kota Padang, pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Sempat Putus Kontak Sejak Malam, Tiga Pemuda di Sungai Bangek Padang Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir menutup Jambore Kelompok Siaga Bencana Tahun 2026 yang diikuti 700 relawan dari seluruh kecamatan di Kota Padang.
Wawako Padang: KSB adalah Kekuatan Besar dalam Mengurangi Risiko Bencana
Petugas BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan assessment di lokasi tanah terban yang merusak dapur rumah warga di Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan.
Cuaca Ekstrem Melanda Padang, Tanah Terban Hancurkan Dapur Rumah Buruh di Teluk Bayur