Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkolaborasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) menyelenggarakan simulasi kesiapsiagaan bencana terbesar di Sumatera.
Kegiatan yang difokuskan pada penanganan potensi Megathrust ini akan berlangsung selama dua hari pada 30-31 Oktober 2024.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree H Algamar menegaskan bahwa simulasi ini merupakan hasil sinergi antara Basarnas, Pemko Padang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai instansi terkait kebencanaan lainnya.
"Simulasi ini akan menggambarkan situasi bencana gempa bumi yang memicu tsunami. Seluruh potensi SAR di Kota Padang akan dikerahkan dalam operasi penyelamatan dan pencarian korban," jelas Andree, Selasa (29/10/2024).
Ia juga menenangkan masyarakat bahwa kegiatan ini murni latihan untuk mengevaluasi kesiapsiagaan tim tanggap bencana di Kota Padang.
Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa simulasi ini melibatkan sekitar 750 personel dan akan mendapat pengawasan langsung dari jajaran tertinggi Basarnas.
"Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Kusworo, beserta para Deputi akan hadir memantau pelaksanaan latihan gabungan ini," ungkapnya.
Dalam simulasi tersebut, Abdul Malik menjelaskan akan ada enam titik lokasi dengan berbagai skenario kebencanaan.
"Kami akan mensimulasikan berbagai situasi darurat, mulai dari gempa bumi, tsunami, kecelakaan, kebakaran, hingga proses evakuasi mandiri. Termasuk juga operasi penyelamatan di gedung dan perairan," paparnya.
Masyarakat umum dipersilakan menyaksikan rangkaian simulasi yang akan digelar di Lapangan APEKSI Balai Kota Aie Pacah.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperlihatkan koordinasi antar instansi dalam penanganan situasi darurat.
Dengan skala pelaksanaan yang besar dan melibatkan berbagai pihak, latihan gabungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan sistem tanggap bencana yang komprehensif di wilayah Sumatera Barat, khususnya Kota Padang. (red)
















