Sumbardaily.com, Padang - Kehadiran bantuan bagi warga hunian sementara (huntara) di Kota Padang menjadi sorotan dalam momentum Ramadan tahun ini.
Sebanyak 1.000 paket Lebaran disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana yang kini tinggal di rusunawa di Kecamatan Koto Tangah.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana buka puasa bersama yang dihadiri Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, bersama Gerakan Ekonomi dan Budaya (GEBU) Minang serta warga huntara, Selasa (17/3/2026).
Bantuan paket Lebaran tersebut diharapkan mampu membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, terutama bagi warga yang masih berjuang dalam keterbatasan pasca bencana.
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas langkah konkret yang dilakukan GEBU Minang. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi warga terdampak.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata dari GEBU Minang yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada warga huntara. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berkomitmen memberikan perhatian serta upaya terbaik bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi.
Menurut Maigus, bantuan seperti paket Lebaran tidak hanya bernilai material, tetapi juga membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi warga dalam menyambut hari kemenangan.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GEBU Minang, Yuliandre Darwis, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi situasi sulit.
Ia menyebutkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menunjukkan kepedulian sosial kepada sesama, terutama bagi warga huntara yang membutuhkan perhatian lebih.
"Penyaluran bantuan ini juga menjadi gambaran bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan penting di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang terdampak bencana untuk bangkit dan menatap masa depan," imbuhnya. (red)
















