Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat proses verifikasi dan sinkronisasi data penduduk hingga ke tingkat jorong dan nagari.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pemerintah, khususnya bantuan sosial dan program prioritas daerah, dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Verifikasi dan Validasi Data yang digelar di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun basis data masyarakat yang akurat dan terintegrasi.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, mengatakan data yang berasal dari pemerintahan paling dekat dengan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, validitas data menjadi penentu keberhasilan berbagai program pemerintah.
“Kegiatan verifikasi data penerima manfaat, evaluasi, serta sinkronisasi data yang kita laksanakan hari ini memiliki arti yang sangat strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah, khususnya dalam memastikan bahwa seluruh program pemerintah benar-benar tepat sasaran,” kata Khairunas.
Ia menjelaskan, data yang valid menjadi landasan utama pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program prioritas.
Beberapa program yang saat ini tengah berjalan di antaranya bantuan pasang baru listrik dan penguatan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Untuk mendukung sinkronisasi data antara kondisi riil di lapangan dengan data yang dimiliki pemerintah daerah, Pemkab Solok Selatan juga mengembangkan Sistem Informasi Masyarakat Solok Selatan Berbasis Integrasi Data dan Informasi atau SIMSALABIM.
Sistem tersebut dirancang sebagai basis data terpadu yang nantinya dapat dimanfaatkan seluruh perangkat daerah dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program pembangunan daerah.
Kehadiran sistem ini diharapkan mampu meminimalkan terjadinya data ganda sekaligus memperkuat integrasi data lintas sektor.
Selain itu, penggunaan SIMSALABIM juga ditargetkan mampu memastikan pelaksanaan program pemerintah sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya.
Dengan demikian, program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Khairunas menegaskan bahwa keakuratan data merupakan fondasi penting dalam setiap kebijakan publik yang diambil pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan yang tidak didukung data akurat berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran.
“Saya menegaskan bahwa validnya data adalah pondasi utama dalam setiap kebijakan publik. Tanpa data yang akurat, maka kebijakan yang kita ambil berpotensi tidak efektif, bahkan dapat menimbulkan ketimpangan,” tegasnya.
Karena itu, dia meminta seluruh pihak mulai dari tingkat jorong, nagari, kecamatan hingga kabupaten aktif dalam proses verifikasi dan sinkronisasi data. Proses tersebut, lanjutnya, harus dilakukan secara bertanggung jawab, objektif, dan menjunjung tinggi integritas.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan,” tutupnya.
Pemkab Solok Selatan menilai sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan data berkualitas.
Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah daerah optimistis kebijakan pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)
















