Pemkab Dharmasraya Dorong Perpustakaan SD Naik Kelas Lewat Akreditasi

Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya mendorong perpustakaan sekolah dasar (SD) tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan sekolah diarahkan menjadi pusat sumber belajar, informasi, sekaligus ruang untuk memperkuat budaya membaca dan literasi peserta didik.

Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan itu berlangsung di Aula Gedung Perpustakaan Umum Daerah Dharmasraya, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, Asri. Sebanyak 56 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas kepala sekolah dan pengelola perpustakaan SD se-Kabupaten Dharmasraya.

Asri mengatakan keberadaan perpustakaan sekolah memiliki posisi penting dalam menunjang proses pendidikan. Selain menyediakan bahan bacaan, perpustakaan juga diharapkan mampu menjadi bagian dari lingkungan belajar yang mendukung pengembangan pengetahuan serta budaya literasi peserta didik.

“Perpustakaan sekolah merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung proses pendidikan, bukan hanya tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi harus mampu menjadi pusat sumber belajar, pusat informasi, serta ruang untuk menumbuhkan budaya membaca dan literasi bagi peserta didik,” kata Asri.

Menurutnya, pengelolaan perpustakaan sekolah perlu dilakukan secara tertib, profesional, dan berkelanjutan. Karena itu, akreditasi tidak semestinya dimaknai sebatas proses untuk mendapatkan predikat maupun sertifikat.

Asri menjelaskan akreditasi justru dapat menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembenahan perpustakaan secara menyeluruh. Melalui proses tersebut, sekolah dapat melihat berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki agar perpustakaan mampu memberikan layanan secara lebih baik.

Pembenahan yang dimaksud mencakup sejumlah aspek. Di antaranya kelembagaan, koleksi, pelayanan, tenaga perpustakaan, sarana dan prasarana, administrasi, hingga tata kelola perpustakaan sekolah.

Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada peserta, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya menghadirkan Budiman Muslim. Ia merupakan Asesor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sekaligus Pustakawan Madya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

Dalam kegiatan tersebut, Budiman memberikan pemahaman mengenai akreditasi perpustakaan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan perpustakaan sekolah.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas proses akreditasi secara umum. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pemenuhan standar perpustakaan, pengelolaan koleksi, serta pemenuhan sarana dan prasarana.

Selain itu, pembahasan mencakup pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, serta kelengkapan administrasi dan bukti dukung yang dibutuhkan dalam proses akreditasi.

Pembekalan tersebut berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi dari narasumber, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab.

Para kepala sekolah dan pengelola perpustakaan juga mendapatkan kesempatan melakukan konsultasi langsung dengan narasumber. Konsultasi itu membahas kondisi serta tingkat kesiapan perpustakaan di sekolah masing-masing dalam menghadapi proses akreditasi.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya berharap semakin banyak perpustakaan SD di daerah tersebut yang siap mengikuti proses akreditasi.

Kesiapan itu diharapkan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan sehingga keberadaan perpustakaan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh warga sekolah.

Kepala sekolah dan pengelola perpustakaan juga diharapkan mampu memahami tahapan serta persyaratan yang harus dipenuhi dalam proses akreditasi. Pemahaman tersebut menjadi dasar untuk melakukan pembenahan sekaligus meningkatkan kualitas perpustakaan di sekolah masing-masing.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya juga menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan dan advokasi secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu sekolah meningkatkan kualitas layanan, memperbaiki tata kelola, serta memenuhi standar perpustakaan.

Upaya itu sekaligus diarahkan agar perpustakaan sekolah dapat menjalankan perannya sebagai pusat sumber belajar dan menjadi salah satu ruang yang mendukung pengembangan budaya literasi peserta didik. (*)

Baca Juga

Pemkab Dharmasraya Kembali Bagikan Masker Imbas Kabut Asap dari Daerah Tetangga
Pemkab Dharmasraya Kembali Bagikan Masker Imbas Kabut Asap dari Daerah Tetangga
Oknum PNS asal Kota Padang diamankan Satresnarkoba Polres Dharmasraya dalam kasus dugaan kepemilikan sabu.
Oknum PNS asal Padang Ditangkap di Dharmasraya, Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkotika
634.500 Liter Air Bersih Disalurkan ke 29 Nagari di Dharmasraya Saat Kekeringan
634.500 Liter Air Bersih Disalurkan ke 29 Nagari di Dharmasraya Saat Kekeringan
Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang Diperbaiki, Pemkab Dharmasraya Siapkan Rp2,334 Miliar
Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang Diperbaiki, Pemkab Dharmasraya Siapkan Rp2,334 Miliar
Koridor Eks RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Rampung Diaspal, Akses Kawasan Perkantoran Makin Nyaman
Koridor Eks RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Rampung Diaspal, Akses Kawasan Perkantoran Makin Nyaman
Kabut Asap Belum Normal, Dharmasraya Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka dengan Syarat Ketat
Kabut Asap Belum Normal, Dharmasraya Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka dengan Syarat Ketat