Pembangunan Irigasi Banda Taluak Bawah Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Solok

Pembangunan Irigasi Banda Taluak Bawah Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Solok

Irigasi Banda Taluak Bawah (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Sumbardaily.com, Solok – Pembangunan saluran irigasi Banda Taluak Bawah di Nagari Jawi-jawi, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, yang dirampungkan Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi (SDA BK) Sumatera Barat (Sumbar) pada pertengahan 2024, memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Proyek infrastruktur senilai Rp2,8 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sumbar dalam mendukung sektor pertanian.

Irigasi yang mengambil sumber air dari Banda Gadang ini mampu mengairi area persawahan hingga radius 5 kilometer, mencakup kawasan Cupak dan Talang.

"Luas lahan yang teraliri mencapai 5 ribu hektare. Tanpa irigasi ini, petani akan mengalami kesulitan karena karakteristik tanah di wilayah kami hanya cocok untuk budidaya padi," jelas Alvi, Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Banda Taluak Bawah.

Sebelum pembangunan rampung, petani terpaksa membuat saluran darurat menggunakan terpal yang ditopang kayu.

Namun solusi sementara ini kerap mengalami kendala, terutama saat musim hujan yang menyebabkan terpal jebol dan mengganggu pasokan air ke area persawahan.

Firdaus (52), salah satu petani di Nagari Jawi-jawi, mengungkapkan bahwa kehadiran irigasi permanen ini telah mengubah nasibnya.

"Selama dua tahun terakhir, sawah saya terbengkalai karena tidak ada pasokan air. Saya sempat mengalihfungsikan lahan menjadi ladang, tetapi hasilnya kurang maksimal," tuturnya.

Dengan kembali normalnya aliran irigasi, Firdaus kini dapat menggarap sawahnya yang mampu menghasilkan 700 sukek atau setara 1,1 ton padi setiap panen. D

alam setahun, petani dapat melakukan panen hingga tiga kali, jauh lebih menguntungkan dibandingkan berladang yang hanya dapat dipanen dua kali dengan harga jual yang fluktuatif.

"Alhamdulillah, pendapatan dari sawah ini membantu membiayai pendidikan ketiga anak saya. Tahun ini sangat krusial karena anak kedua saya akan wisuda di Universitas Negeri Padang. Dengan kondisi irigasi yang sudah baik, kami lebih mudah mendapat pinjaman untuk biaya wisuda," ungkap Firdaus.

Pembangunan irigasi ini tidak hanya mencakup saluran air, tetapi juga penguatan struktur dengan tiang beton untuk mencegah longsor.

"Pemprov Sumbar telah menepati janjinya. Irigasi yang menjadi urat nadi perekonomian Nagari Jawi-jawi ini kini telah dibangun dengan kokoh dan permanen," tambah Firdaus.

Melalui pembangunan infrastruktur pertanian ini, Pemprov Sumbar telah membuktikan kepeduliannya terhadap kesejahteraan petani. Keberadaan irigasi Banda Taluak Bawah tidak hanya menghidupkan kembali lahan pertanian yang sempat terbengkalai, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masa depan petani di Kabupaten Solok. (red)

Baca Juga

Jalan Alternatif Pesisir Selatan-Solok: Perjalanan 6 Jam Kini Hanya 1,5 Jam
Jalan Alternatif Pesisir Selatan-Solok: Perjalanan 6 Jam Kini Hanya 1,5 Jam
Plt Gubernur Sumbar Tegaskan Pengawasan Tambang Emas Tugas Pemerintah Pusat
Plt Gubernur Sumbar Tegaskan Pengawasan Tambang Emas Tugas Pemerintah Pusat
Tragedi Longsor Tambang Emas di Solok: Urgensi Jaminan Sosial Pekerja Tambang Terungkap
Tragedi Longsor Tambang Emas di Solok: Urgensi Jaminan Sosial Pekerja Tambang Terungkap
Tragedi di Solok: 11 Korban Jiwa dalam Insiden Tambang Emas Diduga Ilegal
Tragedi di Solok: 11 Korban Jiwa dalam Insiden Tambang Emas Diduga Ilegal
BPJamsostek Jamin Pengobatan Atlet Cedera di Turnamen Bupati Cup 2024 Solok
BPJamsostek Jamin Pengobatan Atlet Cedera di Turnamen Bupati Cup 2024 Solok
Harimau Sumatera Berkeliaran di Pekarangan Masjid, BKSDA Sumbar: Habitatnya Terganggu
Harimau Sumatera Berkeliaran di Pekarangan Masjid, BKSDA Sumbar: Habitatnya Terganggu