Sumbardaily.com, Padang Panjang - Dinamika harga kebutuhan pokok di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menunjukkan tren yang bervariasi pasca perayaan Idul Adha 2024.
Beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara yang lain justru mengalami kenaikan signifikan.
"Kami mencatat penurunan harga untuk bawang merah dan putih. Namun, untuk komoditas lain seperti cabai, masih terjadi kenaikan yang cukup tinggi," ungkap Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Putra Dewangga dikutip Senin (24/6/2024).
Menurut data yang disampaikan, harga bawang merah mengalami penurunan sebesar Rp333 per kilogram, dari Rp48.000 menjadi Rp47.667. Sementara itu, bawang putih turun lebih signifikan, yakni Rp1.334 per kilogram, dari Rp43.334 menjadi Rp42.000.
Di sisi lain, berbagai jenis cabai justru mengalami lonjakan harga. Cabai hijau naik Rp6.667 per kilogram, dari Rp52.000 menjadi Rp58.667. Cabai merah mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram, dari Rp50.667 menjadi Rp45.667.
Adapun cabai rawit mencatatkan kenaikan tertinggi, yaitu Rp7.500 per kilogram, dari Rp52.500 menjadi Rp60.000.
"Kenaikan harga cabai disebabkan oleh pengaruh Idul Adha yang masih terasa dan tingginya permintaan masyarakat," jelasnya.
Selain cabai, beberapa sayuran lain juga mengalami kenaikan harga. Terong naik Rp1.000 per kilogram, dari Rp15.000 menjadi Rp16.000. Seledri mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan, yaitu Rp5.000 per kilogram, dari Rp25.000 menjadi Rp30.000.
Meski demikian, sejumlah komoditas utama lainnya relatif stabil. Beras kualitas I tetap di harga Rp17.250 per kilogram, kualitas II Rp16.250 per kilogram, dan kualitas III Rp18.000 per kilogram.
Gula pasir bertahan di harga Rp18.000 per kilogram, sementara tepung terigu merek Segitiga Biru stabil di Rp13.000 per kilogram.
Untuk komoditas daging, harga daging sapi masih bertahan di angka Rp141.667 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam kampung bervariasi berdasarkan ukuran: ukuran besar Rp90.000 per kilogram, sedang Rp80.000 per kilogram, dan kecil Rp70.000 per kilogram.
Telur ayam ras dipasarkan dengan harga Rp29.200 per kilogram. Adapun untuk minyak goreng, varian kemasan sederhana dijual seharga Rp17.000 per kilogram, sedangkan kemasan premium Rp20.000 per kilogram.
Fluktuasi harga kebutuhan pokok ini menjadi perhatian pemerintah setempat. Putra Dewangga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan harga di pasaran dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang periode-periode khusus seperti hari raya dan liburan. (red)
















