Operasi SAR Balita Hanyut di Sungai Bandar Buat Padang Dilanjutkan Esok Pagi

Operasi SAR Balita Hanyut di Sungai Bandar Buat Padang Dilanjutkan Esok Pagi

Tim SAR Gabungan mencari seorang bocah yang hanyut di Sungai Bandar Buat Padang. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com, Padang - Tim SAR gabungan dari berbagai unsur masih melakukan pencarian intensif terhadap seorang anak laki-laki berusia tiga tahun bernama Alif Hafiz Rizki yang hanyut di Sungai Bandar Buat, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (7/4/2025). Hingga Senin malam, korban masih dalam status pencarian.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik menyampaikan bahwa tim rescue telah bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 16.55 WIB dengan mengerahkan tujuh personel.

Tim tiba di lokasi kejadian perkara pada pukul 18.00 WIB, tepatnya di titik koordinat 0°56'55.7"S 100°26'33.494"E.

"Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan BPBD, Polsek, dan unsur-unsur terkait lainnya serta masyarakat setempat," kata Abdul Malik dalam laporannya.

Operasi pencarian, katanya dilakukan dengan metode penyisiran dari lokasi kejadian perkara menuju ke hilir sungai.

Namun hingga pukul 20.00 WIB, tim belum menemukan korban sehingga operasi SAR terpaksa dihentikan sementara dengan hasil nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari, Selasa (8/4/2025) pada pukul 07.00 WIB.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari berbagai unsur dengan total 75 personel.

Rincinya, tujuh orang dari Tim Rescue KPP Padang, 10 orang dari BPBD Kota Padang, empat personel Polsek Lubuk Kilangan, delapan orang dari TRC Semen Padang, enam anggota KSB Bandar Buat, 10 relawan PMI serta 30 warga setempat.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti Rescue Car Double Cabin, peralatan rafting, peralatan komunikasi, navigasi, dan medis.

Selain itu, tim juga memanfaatkan teknologi canggih berupa drone thermal dan Aqua Eye untuk membantu pencarian di perairan sungai.

Sebelum melakukan pencarian, tim telah melaksanakan precom (pre-communication) dan excom (exit communication) dengan Polsek Lubuk Kilangan dan masyarakat setempat.

"Kantor SAR Kelas A Padang juga telah mengusulkan pembentukan SMC (SAR Mission Coordinator) untuk mengkoordinasikan seluruh upaya pencarian," katanya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan dapat menghubungi Kantor SAR Kelas A Padang melalui nomor darurat nasional 115, telepon (0751) 484534, atau melalui nomor ponsel 0813-7700-0115. (red)

Baca Juga

Proses evakuasi kernet truk bermuatan besi yang mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Barangan, Kabupaten Padang Pariaman.
Tak Kuat Menanjak di Padang Pariaman, Kernet Truk Muatan Besi Tewas Saat Ganjal Ban
Tim SAR Gabungan mengevakuasi tiga pemuda yang sempat hilang kontak di kawasan Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kota Padang, pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Sempat Putus Kontak Sejak Malam, Tiga Pemuda di Sungai Bangek Padang Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Balita 3,5 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Pasaman, Kantor SAR Padang Kerahkan Tim Rescue
Balita 3,5 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Pasaman, Kantor SAR Padang Kerahkan Tim Rescue
Petugas SAR bersiap melakukan operasi penyelamatan setelah sebuah mobil masuk ke jurang sedalam sekitar 80 meter di Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang.
Mobil Masuk Jurang Sedalam 80 Meter di Panorama Sitinjau Lauik, Basarnas Kerahkan Tim Penyelamat
Remaja Tersapu Ombak di Pantai Gasan Gadang Padang Pariaman Ditemukan Meninggal
Remaja Tersapu Ombak di Pantai Gasan Gadang Padang Pariaman Ditemukan Meninggal
Tim SAR Gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Nagari Saruaso, Tanah Datar, saat hujan deras pada Selasa (12/5/2026) malam. (Dok. Basarnas)
Hujan Deras Picu Banjir di Tanah Datar, Pemuda hingga Lansia Dievakuasi Tim SAR Gabungan