Sumbardaily.com, Dharmasraya – Di tengah keterbatasan fiskal dan defisit anggaran daerah mencapai Rp 96 miliar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya tetap menunjukkan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur dasar masyarakat.
Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengalokasikan dana sekitar Rp 6,6 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak di berbagai wilayah.
Langkah ini menjadi perhatian publik karena diambil pada saat kebijakan efisiensi anggaran nasional tengah diberlakukan. Meski demikian, Annisa menegaskan bahwa sektor infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, tidak boleh terabaikan karena merupakan penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat, walaupun di era keterbatasan anggaran. Infrastruktur jalan dan jembatan adalah urat nadi ekonomi yang harus kita jaga agar aktivitas masyarakat tetap lancar,” ujar Annisa, dikutip Selasa (28/10/2025).
Ruas Jalan Prioritas yang Diperbaiki
Sejumlah ruas jalan yang sudah masuk dalam APBD Perubahan 2025 antara lain Jalan Simpang Blok E–Sipangkur, Jalan Pulai–Simpang Tabek, serta Jalan Simpang Lawai–Sitiung Lama. Perbaikan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada jalan-jalan penghubung antarkecamatan dan wilayah dengan tingkat aktivitas ekonomi tinggi.
Dalam alokasi anggaran sebesar Rp 6,6 miliar tersebut, tercatat beberapa kegiatan utama, yakni:
Rehabilitasi Jalan Koto Baru–Silago senilai Rp 1,5 miliar
Pelebaran Jalan Samping RSUD Lama sebesar Rp 450 juta
Rehabilitasi Jalan Padang Hilalang–Lubuk Labu sebesar Rp 300 juta
Pembangunan Jalan Simpang Blok E–Sipangkur sebesar Rp 1,5 miliar
Perbaikan Jalan Pulai–Simpang Tabek senilai Rp 600 juta
Rehabilitasi Jalan Simpang Lawai Gunung Medan–Sitiung Lama sebesar Rp 500 juta
Rehabilitasi Jalan Simpang Mirowave–Sungai Duo sebesar Rp 500 juta
Rehabilitasi Jalan Ampalu–Koto Salak senilai Rp 700 juta
Total anggaran tersebut diarahkan untuk membuka kembali akses masyarakat di kawasan yang selama ini sulit dilalui akibat kerusakan parah.
Apresiasi dari DPRD Dharmasraya
Langkah cepat Pemkab Dharmasraya mendapat dukungan penuh dari DPRD Dharmasraya. Anggota DPRD Bayu Irawan menyebut kebijakan ini sebagai langkah nyata di tengah keterbatasan fiskal. Ia menyoroti ruas Jalan Simpang Blok E yang sudah lebih dari dua dekade belum tersentuh perbaikan.
“Kami mengapresiasi Bupati Dharmasraya yang tetap fokus memperhatikan kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal. Ini langkah nyata yang ditunggu warga, khususnya di Simpang Blok E yang sudah lebih dari dua puluh tahun belum diperbaiki,” ujar Bayu Irawan.
Sementara itu, anggota DPRD Poniman menilai upaya tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, meskipun perbaikan dilakukan secara bertahap, pemerintah sudah menunjukkan arah kebijakan yang pro-rakyat.
“Walaupun hanya beberapa titik, yang penting secara bertahap sudah mulai dilakukan. DPRD siap mendukung Bupati dalam mengawal anggaran yang benar-benar pro terhadap kepentingan masyarakat,” tegas Poniman.
Hal senada disampaikan oleh Rosandi Sanjaya Putra. Ia menyebut kehadiran langsung Bupati ke lapangan merupakan bukti nyata kepedulian terhadap kondisi jalan di daerah yang selama ini menjadi keluhan utama warga.
“Kami melihat sendiri bagaimana Bupati turun langsung ke lokasi-lokasi yang memang rusak parah. Ini bentuk kepedulian nyata, dan kami di DPRD siap bersinergi agar proses perbaikannya bisa berjalan lancar,” kata Rosandi.
Perbaikan infrastruktur yang dilakukan melalui APBD-P 2025 diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski masih terbatas, langkah ini dinilai bisa menjadikan pembangunan merata hingga ke pelosok nagari. (red)
















