Sumbardaily.com – Upaya percepatan penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan. Berbagai pihak kini turut mengambil peran untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang memadai demi mendukung tumbuh kembang yang optimal. Salah satu langkah nyata tersebut ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang melalui Program Kelurahan Binaan.
Melalui program tersebut, Rutan Padang Panjang menyalurkan bantuan makanan tambahan kepada balita yang mengalami stunting di Kelurahan Tanah Pak Lambik (TPL), Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Rutan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menangani persoalan stunting.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Lurah TPL. Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara Rutan Padang Panjang dan Pemerintah Kelurahan Tanah Pak Lambik dalam mendukung program percepatan penanganan stunting yang menjadi salah satu isu prioritas di tengah masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Padang Panjang, Novri Abbas, bersama jajaran pegawai Rutan. Hadir pula Lurah TPL Romi Saputra, Bhabinkamtibmas Jefry, perwakilan Puskesmas Koto Katik melalui bidan kelurahan, serta perangkat kelurahan yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Novri Abbas menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah terjalin antara Rutan Padang Panjang dan Pemerintah Kelurahan Tanah Pak Lambik melalui Program Kelurahan Binaan. Dari hasil koordinasi yang dilakukan, penanganan stunting menjadi salah satu program prioritas yang disepakati untuk dilaksanakan secara bersama-sama.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak, Rutan Padang Panjang menyalurkan empat paket makanan tambahan kepada keluarga balita penerima manfaat. Setiap paket berisi susu formula, telur, kacang hijau, dan biskuit yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak pada masa pertumbuhan.
Menurut Novri Abbas, kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada fungsi pembinaan warga binaan, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak penerima manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan TPL yang bebas dari stunting," ujar Novri, dikutip Minggu (21/6/2026).
Ia menambahkan, Program Kelurahan Binaan akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin dengan pemerintah kelurahan menjadi faktor penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi warga.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kelurahan Tanah Pak Lambik. Lurah TPL, Romi Saputra, menilai bantuan yang diberikan Rutan Padang Panjang menunjukkan bahwa penanganan stunting membutuhkan dukungan dari berbagai unsur masyarakat.
Menurut Romi, keberhasilan program penanganan stunting tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan. Keterlibatan instansi lain, termasuk lembaga vertikal, menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya yang sedang dijalankan.
"Bantuan ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan tenaga kesehatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Karutan beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian kepada warga kami. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut melalui berbagai program sosial lainnya," kata Romi.
Program bantuan makanan tambahan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah, instansi vertikal, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya percepatan penanganan stunting di Kota Padang Panjang diharapkan dapat berjalan semakin optimal. Dengan dukungan bersama, target menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan diharapkan dapat terwujud. (*)















