Sumbardaily.com— Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Sekitar 50 orang warga turun langsung memperbaiki jalan rusak di kawasan Jembatan Jawi-jawi, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini merupakan inisiatif Rang Mudo Malayu Baringin–Tarantang yang turut melibatkan Persatuan Suku Jambak Baringin–Tarantang. Perbaikan jalan dilakukan secara swadaya dengan dukungan material dari PT Semen Padang.
Sejak pagi hingga siang, warga bersama-sama mengerjakan proses perbaikan, mulai dari persiapan hingga pengecoran jalan. Ketua Rang Mudo Malayu Baringin–Tarantang, Riki Gusmaidi, menjelaskan bahwa metode yang digunakan adalah pengecoran jalan sepanjang sekitar 20 meter.
Ia menyebutkan, jalan tersebut memiliki ketebalan sekitar 15 sentimeter dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 4 meter. Sebelumnya, kondisi jalan di lokasi itu mengalami kerusakan cukup parah dan kerap menghambat aktivitas masyarakat.
“Perbaikan ini sudah menjadi agenda rutin. Hampir setiap minggu kami bersama warga memperbaiki titik-titik jalan rusak di wilayah Baringin dan Tarantang secara bertahap,” ujar Riki.
Menurutnya, kegiatan gotong royong tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga. Ia menegaskan bahwa tradisi ini terus dijaga sebagai bagian dari budaya masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, warga juga memanfaatkan sumber daya yang ada secara mandiri. Material pasir diperoleh melalui swadaya masyarakat, sementara kebutuhan semen sepenuhnya didukung oleh PT Semen Padang.
Riki menyebut, total bantuan semen yang diberikan perusahaan tersebut telah mencapai sekitar 500 zak. Ia pun menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah keterbatasan. Ini menjadi penyemangat untuk terus bergerak bersama memperbaiki lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Ia menyebutkan, Kelurahan Baringin dan Tarantang merupakan bagian dari lingkungan sekitar perusahaan, sehingga dukungan terhadap masyarakat menjadi tanggung jawab moral yang harus dijalankan.
“Kontribusi ini sejalan dengan upaya mendukung pembangunan infrastruktur dari tingkat dasar serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
PT Semen Padang yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi warga dan PT Semen Padang terutama dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Kegiatan gotong royong ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara masyarakat dan perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Di tengah keterbatasan, kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik.(*)
















