Sumbardaily.com - Keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 08 Embarkasi Padang menuju Madinah berlangsung lancar dan bahkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
Sebanyak 393 jemaah asal Kota Padang diterbangkan melalui Bandara Internasional Minangkabau, Sabtu (2/5/2026), menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3508.
Momentum keberangkatan ini menjadi sorotan karena pesawat dilaporkan lepas landas lebih awal dari jadwal. Kondisi tersebut dinilai sebagai indikator positif terhadap koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Prosesi pelepasan jemaah dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Kabiro Kesra Edi Dharmas, Kakanwil Kemenhaj M. Rifki, serta Kakan Kemenhaj Kota Padang Zulfahmi.
Turut hadir pula Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VI Purnama Pangalinan, jajaran maskapai Garuda Indonesia, Angkasa Pura, serta seluruh tim yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang.
Kepala Otban Wilayah VI, Purnama Pangalinan, menegaskan bahwa ketepatan waktu keberangkatan menjadi salah satu indikator utama dalam kualitas pelayanan haji. Ia menilai keberhasilan take off lebih awal mencerminkan sinergi lintas sektor yang berjalan optimal.
“Take off lebih awal ini menunjukkan koordinasi lintas sektor berjalan dengan baik. Hingga kloter kedelapan, seluruh proses berjalan lancar,” ujarnya.
Purnama juga memastikan bahwa seluruh aspek keselamatan dan keamanan penerbangan telah dipenuhi secara menyeluruh selama operasional haji berlangsung. Ia menyebutkan bahwa pihaknya menyiagakan inspektur untuk memastikan kelaikan pesawat sebelum terbang.
“Kami menyiapkan inspektur untuk memastikan pesawat laik terbang. Selain itu, kami memastikan keamanan dan pelayanan dari asrama hingga ke pesawat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh layanan di bandara, mulai dari ground handling, maskapai, hingga layanan CIQ, telah berjalan sesuai prosedur penerbangan yang berlaku.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah dengan seluruh pihak terkait, terutama mengingat tahun ini merupakan penyelenggaraan perdana oleh kementerian tersebut.
“Kami mengapresiasi kerja sama yang terjalin. Harapannya, pelayanan haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.
Dari sisi kesiapan jemaah, seluruh peserta kloter 08 dilaporkan dalam kondisi sehat. Proses pelayanan sejak di Asrama Haji hingga keberangkatan di bandara berlangsung tanpa hambatan berarti.
Ketua Kloter 08, Depi Dasmal, memastikan bahwa seluruh jemaah telah siap menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Ia juga menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan kepada jemaah berjalan optimal.
“Alhamdulillah, sejak proses di asrama hingga saat ini, seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan pelayanan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Depi menambahkan, petugas kloter terus melakukan pemantauan terhadap jemaah, khususnya mereka yang memerlukan perhatian khusus selama perjalanan.
“Kami secara aktif memantau jemaah yang membutuhkan bantuan dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Kloter 08 didampingi sejumlah petugas, di antaranya Pembimbing Ibadah Matridi, tenaga medis yang terdiri dari dokter Nazila Maghfiratul A dan perawat Dewi Safitri Antnizar, serta Petugas Haji Daerah Kardinal M dan Afrizal Inul K.
Keberangkatan kloter ini menjadi bagian dari rangkaian operasional haji Embarkasi Padang yang terus berjalan. Dukungan dari berbagai pihak lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran, keamanan, dan keselamatan seluruh jemaah selama proses pemberangkatan. (*)
















