Kista dan Miom Bisa Ganggu Kesuburan, Begini Cara Mencegahnya

Kista dan Miom Bisa Ganggu Kesuburan, Begini Cara Mencegahnya

Ilustrasi Alat Reproduksi Wanita (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com, Padang – Banyak perempuan baru menyadari keberadaan kista atau miom ketika ukurannya sudah membesar dan menimbulkan keluhan serius. Padahal, kedua kondisi tersebut termasuk tumor jinak yang cukup sering ditemukan pada wanita usia subur dan dapat mengganggu kesuburan jika tidak terdeteksi sejak dini.

Miom merupakan benjolan padat yang tumbuh dari otot rahim akibat pertumbuhan sel tidak normal. Sementara itu, kista adalah kantong berisi cairan, darah, atau jaringan tertentu yang umumnya berkembang di ovarium. Meskipun tidak bersifat kanker, keduanya tetap berpotensi memengaruhi fungsi organ reproduksi.

Spesialis obstetri dan ginekologi Semen Padang Hospital, dr Deo Cerlova Milano, Sp.OG, menjelaskan bahwa gejala awal kista dan miom sering kali diabaikan karena dianggap keluhan biasa.

“Rasa penuh di perut bagian bawah, benjolan yang mulai terasa, menstruasi lebih lama dengan volume darah banyak, nyeri hebat saat haid, atau perut yang membesar tiba-tiba bisa menjadi tanda-tanda awal. Ada pula yang mengalami nyeri saat berhubungan intim atau kesulitan hamil,” ujarnya.

Menurut Deo, risiko munculnya kista atau miom dapat meningkat akibat sejumlah faktor, antara lain riwayat keluarga dengan keluhan serupa, menstruasi pertama pada usia yang sangat muda, kelebihan berat badan, serta pola makan tinggi lemak jenuh.

“Banyak perempuan enggan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan, sehingga sebagian besar kasus baru terdeteksi saat kondisinya sudah cukup parah,” tuturnya.

Ia menambahkan, meskipun tidak semua kasus dapat dicegah, risiko dapat ditekan dengan menerapkan pola hidup sehat. Asupan sayuran, buah, dan makanan tinggi serat perlu ditingkatkan.

Pilihan sumber protein sebaiknya berasal dari ikan, kacang-kacangan, atau daging rendah lemak. Sementara itu, makanan olahan tinggi gula dan lemak jenuh sebaiknya dibatasi.

Menjaga berat badan ideal dan melakukan pemeriksaan reproduksi secara berkala juga penting dilakukan, bahkan ketika tidak ada keluhan.

“Kista dan miom sering tumbuh tanpa gejala berarti di tahap awal. Deteksi dini adalah kunci untuk mempertahankan kesehatan rahim dan kesuburan. Semakin cepat ditemukan, semakin sederhana penanganannya dan semakin baik hasilnya,” kata Deo.

Dengan kesadaran dan pemeriksaan rutin, perempuan dapat mengantisipasi dampak kista maupun miom sejak dini, sekaligus menjaga kualitas hidup serta peluang memiliki keturunan di masa depan.

Baca Juga

Kondisi Stabil, Gilang Korban Selamat Bulan Madu Maut Terus Tanya Keberadaan Istri
Kondisi Stabil, Gilang Korban Selamat Bulan Madu Maut Terus Tanya Keberadaan Istri
Cara Efektif Cegah Infeksi Saluran Kemih Menurut Dokter Urologi
Cara Efektif Cegah Infeksi Saluran Kemih Menurut Dokter Urologi
Trimester Ketiga Kehamilan Penuh Risiko, Ini Tips Deteksi Dini
Trimester Ketiga Kehamilan Penuh Risiko, Ini Tips Deteksi Dini
Sempat Tutup Akibat Ledakan, Semen Padang Hospital Mulai Layani Pasien
Sempat Tutup Akibat Ledakan, Semen Padang Hospital Mulai Layani Pasien
Ini Imbauan Wali Kota Padang Pasca Ledakan di Semen Padang Hospital
Ini Imbauan Wali Kota Padang Pasca Ledakan di Semen Padang Hospital
PIAGEX 2026 Dorong Generasi Muda Padang Kuasai Animasi, Coding dan Game Development
PIAGEX 2026 Dorong Generasi Muda Padang Kuasai Animasi, Coding dan Game Development