Kebakaran Pasar Kayu Tanam Sebabkan Kerugian Rp2,5 Miliar, Bantuan Darurat Langsung Disalurkan

Kebakaran Pasar Kayu Tanam Sebabkan Kerugian Rp2,5 Miliar, Bantuan Darurat Langsung Disalurkan

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat dan Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara langsung mendatangi lokasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan serta memberikan dukungan kepada para pedagang yang terdampak. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda Pasar Kayu Tanam, Kamis (23/7/2026).

Tidak lama setelah peristiwa terjadi, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat dan Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara langsung mendatangi lokasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan serta memberikan dukungan kepada para pedagang yang terdampak.

Kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 15 petak toko. Dalam peninjauan itu, Bupati turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Ny. Nita Azis bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran jajaran pemerintah daerah difokuskan untuk memastikan seluruh kebutuhan mendesak para korban segera dipenuhi.

Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran Padang Pariaman dari Pos Lubuk Alung tiba sekitar 10 menit setelah laporan diterima. Selanjutnya armada dari Pos Limpato turut bergabung untuk mempercepat proses pemadaman.

Upaya memadamkan api juga mendapat dukungan dari sejumlah daerah sekitar. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Pariaman, Rifky Monrizal, mengatakan sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

"Sebanyak 10 unit mobil pemadam dikerahkan, terdiri atas lima unit milik Padang Pariaman serta masing-masing satu unit dari Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Pariaman," kata Rifky Monrizal.

Ia menjelaskan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari salah satu petak toko yang berada di kawasan pasar.

Saat meninjau lokasi, Bupati John Kenedy Azis langsung menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengambil langkah penanganan darurat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta segera mendirikan posko darurat guna memudahkan koordinasi penanganan korban.

Selain itu, Dinas Sosial juga diperintahkan menyiapkan dapur umum sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat yang terdampak musibah. Pemerintah daerah turut mengoordinasikan penyaluran bantuan awal agar kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

Melalui Dinas Sosial bersama PKK Peduli, bantuan berupa paket sembako dan sandang mulai disalurkan kepada warga terdampak. Di saat yang sama, Camat 2 x 11 Kayu Tanam bersama Wali Nagari Kayu Tanam diminta segera melakukan pendataan seluruh korban. Data tersebut akan menjadi dasar penyaluran bantuan lanjutan dari pemerintah daerah.

Perhatian pemerintah tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan logistik. Instansi terkait juga ditugaskan memberikan layanan trauma healing bagi anak-anak usia taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Proses penanganan kebakaran berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur. Satpol PP, Kepolisian, BPBD, Dinas Perhubungan, Tagana, PKK Peduli, aparat nagari, relawan, hingga masyarakat sekitar bergotong royong membantu proses pemadaman api dan evakuasi di lokasi kejadian.

Sementara itu, Camat 2 x 11 Kayu Tanam, Junaidisyah, menyampaikan hasil pendataan sementara menunjukkan nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar.

"Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan maupun kebutuhan para korban," ujar Junaidisyah.

Di sela kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Ny. Nita Azis menyerahkan bantuan secara langsung kepada korban kebakaran. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, pakaian, selimut, hingga perlengkapan bayi.

Selain bantuan dari PKK Peduli, Dinas Sosial P3A juga menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi para korban, di antaranya kasur, paket sembako, dan perlengkapan lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Pasar Kayu Tanam hingga proses pendataan dan penanganan selesai dilakukan. (*)

Baca Juga

Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Diminati Pelari Mancanegara, Kuota Championship 5K Ditambah
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Diminati Pelari Mancanegara, Kuota Championship 5K Ditambah
RKPD 2027 Padang Pariaman Fokus Pemulihan Pascabencana dan Transformasi Ekonomi
RKPD 2027 Padang Pariaman Fokus Pemulihan Pascabencana dan Transformasi Ekonomi
Sumbar Targetkan 695 Huntap Mandiri, Padang Pariaman Jadi Daerah Terbanyak
Sumbar Targetkan 695 Huntap Mandiri, Padang Pariaman Jadi Daerah Terbanyak
Jembatan Darurat Anduriang Padang Pariaman Kembali Digunakan, Pembangunan Jembatan Permanen Dimulai 2026
Jembatan Darurat Anduriang Padang Pariaman Kembali Digunakan, Pembangunan Jembatan Permanen Dimulai 2026
Sungai Batang Anai Kembali ke Jalur Semula, Jembatan Darurat Padang Pariaman Difungsikan Lagi
Sungai Batang Anai Kembali ke Jalur Semula, Jembatan Darurat Padang Pariaman Difungsikan Lagi
Gerakan Tobat Ekologis Nasional Dimulai dari Padang Pariaman, Gubernur Singgung Kerugian Bencana Rp33 Triliun
Gerakan Tobat Ekologis Nasional Dimulai dari Padang Pariaman, Gubernur Singgung Kerugian Bencana Rp33 Triliun