Sumbardaily.com – Kerajinan Sulam Kapalo Samek dari Pasia Baru, Kabupaten Padang Pariaman, terus didorong agar semakin dikenal di pasar internasional. Upaya promosi tersebut dilakukan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, melalui kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis.
Dalam kunjungan pada Kamis (8/10/2026) itu, Nita diterima Wakil Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Prancis, Ramadansyah Hasan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah memperkenalkan kerajinan khas Padang Pariaman yang memiliki nilai budaya dan potensi untuk menjangkau pasar yang lebih luas di luar negeri.
Sulam Kapalo Samek dari Pasia Baru menjadi salah satu produk kerajinan daerah yang dipromosikan dalam agenda tersebut. Kerajinan ini diharapkan dapat semakin dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Minangkabau sekaligus memperkaya pengenalan wastra Indonesia kepada masyarakat Eropa.
Sulam Kapalo Samek Berpeluang Tampil di Pameran Wastra Paris
Dalam pertemuan tersebut, Sulam Kapalo Samek mendapat sambutan positif dari Wakil Dubes RI untuk Prancis Ramadansyah Hasan. Kehadiran karya para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Padang Pariaman di KBRI Paris diharapkan dapat membantu memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada khalayak internasional.
Ramadansyah Hasan juga menyampaikan sejumlah peluang yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas promosi Sulam Kapalo Samek di Paris. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam berbagai kegiatan dan pameran wastra yang rutin digelar setiap tahun.
Selain pameran, kegiatan yang diinisiasi komunitas diaspora Indonesia juga menjadi salah satu ruang potensial untuk memperkenalkan kerajinan tersebut kepada masyarakat di Prancis dan lingkungan yang lebih luas.
Peluang itu dapat menjadi jalan bagi Sulam Kapalo Samek Pasia Baru untuk memperlihatkan keunikan karya perajin lokal kepada publik internasional. Partisipasi dalam kegiatan promosi dan pameran wastra juga membuka kesempatan bagi para perajin untuk memperluas jejaring serta menjangkau calon pasar baru.
Langkah memperkenalkan Sulam Kapalo Samek di Paris menjadi bagian dari upaya Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman dalam mendorong produk kerajinan lokal agar memperoleh perhatian lebih luas. Kerajinan yang memiliki nilai budaya tersebut tidak hanya diharapkan dikenal di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam promosi kekayaan wastra Indonesia di luar negeri.
Melalui promosi yang berkelanjutan serta dukungan berbagai pihak, Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman mendorong Sulam Kapalo Samek agar semakin dikenal sebagai kerajinan khas daerah. Produk tersebut juga diharapkan menjadi representasi kekayaan budaya Minangkabau yang mampu bersaing dan memperoleh tempat di panggung internasional. (*)
















