Sumbardaily.com, Limapuluh Kota - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang melakukan operasi evakuasi warga yang terjebak banjir di Nagari Lubuk Alai dan Muara Peti, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (27/2/2025).
Operasi tanggap darurat ini dilakukan menyusul intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Kelas A Padang pada pukul 15.55 WIB, informasi awal bencana ini disampaikan oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Ramadinol, melalui nomor telepon 081374569238.
Estimasi waktu terjadinya bencana pada pukul 15.00 WIB dengan titik koordinat lokasi berada pada posisi 0°5'31.236"N - 100°43'40,14"E.
Merespons situasi darurat tersebut, Tim Rescue dari Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota segera diterjunkan ke lokasi kejadian pada pukul 16.18 WIB.
Sebanyak enam personil dikerahkan dengan membawa sejumlah peralatan penunjang operasi evakuasi.
"Hujan deras yang turun sejak pagi hari menyebabkan debit air meningkat signifikan. Beberapa titik di nagari sudah terendam dan warga meminta bantuan untuk dievakuasi. Saat ini kondisi cuaca masih berupa gerimis dan mendung," demikian dijelaskan Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.
Jarak lokasi bencana dari Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota sekitar 35,99 kilometer jarak lurus atau 53,7 kilometer jarak darat dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 35 menit. Arah menuju lokasi berada pada posisi 17,37° Timur Laut.
Dalam upaya penanganan bencana ini, Kantor SAR Kelas A Padang telah melakukan beberapa langkah strategis. Di antaranya melaksanakan precom dan excom (pre-communication dan exit-communication) dengan BPBD Kabupaten Limapuluh Kota.
Kemudian, mengusulkan pembentukan SMC (SAR Mission Coordinator) KKS Padang, serta berkoordinasi intensif dengan BPBD setempat dan masyarakat di sekitar lokasi bencana.
"Tim Rescue yang diterjunkan ke lokasi dilengkapi dengan berbagai peralatan penunjang operasi SAR, meliputi Rescue Car Double Cabin, LCR (Light Craft Rubber) dilengkapi Mopel 40 PK, peralatan komunikasi, navigasi, medis, drone thermal, Aqua Eye, dan peralatan pendukung lainnya," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai jumlah korban akibat bencana banjir tersebut.
"Kami akan terus memperbarui informasi seiring dengan perkembangan situasi di lapangan," katanya.
Sebagai informasi, Kantor SAR Kelas A Padang beralamat di Jalan By Pass KM 25, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi nomor panggilan darurat nasional 115, telepon (0751) 484534, atau nomor seluler 081377000115.
Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui email [email protected], laman padang.basarnas.go.id, atau akun Instagram @sarpadang_.
"Operasi evakuasi ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera Barat," tuturnya. (red)
















