Sumbardaily.com - Tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Paskah 2026 berdampak langsung pada lonjakan pengguna transportasi publik di Sumatera Barat (Sumbar).
Salah satu yang mencuri perhatian adalah layanan KA Lembah Anai rute Padang-Kayu Tanam yang mencatat tingkat keterisian penumpang melampaui kapasitas tersedia.
KAI Divre II Sumbar mengungkapkan bahwa okupansi kereta api tersebut bahkan menembus angka lebih dari 100 persen. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk bepergian, baik untuk tujuan wisata maupun bersilaturahmi dengan keluarga.
Layanan KA Lembah Anai sendiri merupakan relasi baru yang mulai dioperasikan sejak 1 Januari 2026 dengan rute Stasiun Kayu Tanam-Stasiun Padang pulang-pergi (PP).
Kehadiran jalur ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat, yang terlihat dari tingginya angka keterisian kursi selama periode libur panjang.
"Data penjualan tiket menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data volume penjualan tiket KA Lembah Anai mas Paskah tanggal 3 hingga 5 April 2026, jumlah penumpang KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam-Padang (PP) pada libur Paskah mencapai 4113 pelanggan atau sekitar 120 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan pada periode tersebut, yakni 3.456 tempat duduk," kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Senin (6/4/2026).
Tingginya angka okupansi ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Sumbar.
Faktor keselamatan, ketepatan waktu serta kenyamanan perjalanan menjadi alasan utama moda transportasi ini semakin diminati.
Selain itu, KA Lembah Anai juga menawarkan daya tarik tersendiri berupa panorama alam khas Sumbar yang hijau dan menyejukkan sepanjang perjalanan. Hal ini menjadikan kereta api tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Divre II Sumbar melakukan optimalisasi operasional, mulai dari kesiapan sarana hingga prasarana. Langkah ini dilakukan agar perjalanan tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman meski dalam kondisi peak season.
KA Lembah Anai saat ini melayani enam perjalanan setiap hari dengan jadwal yang teratur. Untuk relasi Kayu Tanam–Padang, keberangkatan tersedia pada pukul 05.30 WIB (tiba 07.04 WIB), 11.40 WIB (tiba 13.16 WIB) dan 16.20 WIB (tiba 17.57 WIB).
Sementara untuk rute sebaliknya, Padang-Kayu Tanam, kereta berangkat pada pukul 08.35 WIB (tiba 10.10 WIB), 14.10 WIB (tiba 15.45 WIB) dan 18.55 WIB (tiba 20.30 WIB).
Dari sisi tarif, KAI juga menetapkan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat. Untuk rute Padang-Duku dikenakan tarif Rp3 ribu, sedangkan perjalanan Padang-Kayu Tanam dibanderol Rp5 ribu.
Kemudahan akses informasi turut menjadi perhatian. Masyarakat dapat memperoleh jadwal perjalanan serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.
KAI pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada periode libur panjang yang cenderung mengalami lonjakan permintaan.
“KAI mengajak masyarakat Sumbar untuk memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, bebas macet, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, serta menyesuaikan kapasitas dan pola operasi sesuai dinamika kebutuhan masyarakat,” pungkas Reza. (*)
















