Sumbardaily.com, Padang - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang, Jumat (24/10/2025), menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai lokasi.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, sedikitnya lima kejadian tercatat sepanjang hari, mulai dari kawasan Koto Tangah hingga Lubuk Kilangan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa cuaca ekstrem kali ini tidak hanya menumbangkan pohon besar, tetapi juga menimpa warung, rumah warga, hingga kendaraan yang sedang terparkir.
Selain kerugian material, satu warga dilaporkan mengalami luka akibat tertimpa pohon rambutan di kawasan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji.
“Cuaca ekstrem sore ini cukup luas dampaknya. Kami sudah turunkan tim ke seluruh titik untuk memastikan akses jalan dan keselamatan warga kembali normal,” kata Hendri.
Insiden pertama terjadi pukul 07.35 WIB di Jalan Beringin 3, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, di mana pohon kedondong berukuran 15 meter dengan diameter 75 sentimeter tumbang dan menimpa kabel listrik serta jaringan komunikasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menjelang sore, sekitar pukul 17.15 WIB, laporan kedua masuk dari RT 04 RW 15 Tampat Durian, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji.
Satu pohon rambutan berukuran 25 meter roboh dan menimpa warung, pemilik warung serta satu mobil milik warga bernama Soni (40).
Pemilik warung, Warni (60), mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr Rasidin untuk perawatan. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp30 juta.
“Korban sudah kami evakuasi bersama warga setempat. Saat ini kondisi beliau dalam perawatan. Kami berharap segera pulih,” kata Hendri.
Hanya berselang 15 menit, insiden serupa terjadi di Komplek Perumahan Unand Blok D RT 03 RW 09, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, sekitar pukul 17.30 WIB.
Pohon kedondong setinggi 16 meter tumbang dan menimpa rumah milik Riki Edia Putra (31) serta dua mobil, yaitu Daihatsu Gran Max (BA 8231 GAA) dan Suzuki Carry (BA 8284 AE).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. Proses evakuasi melibatkan tim BPBD, Camat Lubuk Kilangan, TRC Semen Padang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, KSB, Srikandi, dan masyarakat sekitar.
Menjelang malam, sekitar pukul 18.57 WIB, BPBD kembali menerima laporan pohon tumbang yang mengganggu akses jalan di Jalan Adinegoro, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.
Pohon mahoni dengan panjang sekitar 10 meter dan diameter 25 sentimeter roboh melintang di badan jalan akibat terpaan angin kencang.
Tidak ada korban jiwa, dan tim Rescue PB BPBD Kota Padang segera mengevakuasi batang pohon agar arus lalu lintas kembali lancar.
“Laporan dari lapangan menyebutkan proses pembersihan sudah selesai. Akses jalan kini normal kembali,” katanya.
Hendri Zulviton menegaskan bahwa seluruh laporan sudah ditangani oleh Tim TRC PB BPBD Kota Padang bekerja sama dengan aparat kelurahan, camat, dan masyarakat.
“Kami tetap siaga, apalagi potensi hujan deras dan angin kencang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Kalaksa BPBD Kota Padang itu juga mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar, terutama saat hujan dan angin kencang.
Pihaknya mengaktifkan Call Center Padang Sigap 112 dan Pusdalops BPBD di nomor (0751) 778775 / WhatsApp 0858-9152-2181 untuk laporan cepat bencana.
“Kami harap warga segera melapor bila menemukan pohon rawan tumbang atau genangan air tinggi. Respons cepat warga akan sangat membantu petugas di lapangan,” tuturnya. (adl)















