HKI Kebut Perbaikan Permanen Jalan Lembah Anai, Target Rampung Juli 2026

HKI Kebut Perbaikan Permanen Jalan Lembah Anai, Target Rampung Juli 2026

Proses perbaikan Jalan Lembah Anai (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – Upaya pemulihan akses Jalan Padang–Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat (Sumbar) terus berlanjut. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini memfokuskan penanganan permanen pada segmen-segmen kritis yang terdampak banjir dan longsor, dengan target mengembalikan mobilitas masyarakat secara aman dan berkelanjutan.

Dari total sekitar 5,8 kilometer area terdampak yang tersebar di 15 titik, HKI menetapkan penanganan prioritas pada segmen dengan panjang efektif sekitar 800 meter. Fokus utama diarahkan pada titik-titik rawan yang memiliki risiko tinggi terhadap stabilitas badan jalan, khususnya di jalur vital penghubung Padang dan Bukittinggi.

Penanganan permanen saat ini tengah dilakukan di KM 63+500 dan KM 65+200, dengan rencana berlanjut ke KM 62+700 serta lokasi lain yang membutuhkan penguatan struktur. Metode yang digunakan adalah borepile dengan sistem soldier pile, yang dirancang untuk memberikan perlindungan jangka panjang terhadap badan jalan di tengah kondisi geografis Lembah Anai yang kompleks.

Sekretaris Perusahaan HKI, Philadelphia H.H.P, menjelaskan bahwa pemilihan metode borepile dengan sistem soldier pile dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keberlanjutan. Struktur ini dinilai mampu memberikan stabilitas optimal pada kondisi tanah berbatu, sekaligus meminimalkan getaran sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar.

“Penanganan permanen ini dirancang agar jalur Lembah Anai dapat kembali berfungsi secara optimal. Kami tetap mengupayakan agar akses jalan bisa dilalui masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” ujar Philadelphia, dikutip Rabu (31/12/2025).

Ia menambahkan, pekerjaan penanganan permanen ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026. Sejak pascabencana hingga saat ini, HKI telah melakukan sejumlah pekerjaan pendukung, mulai dari perbaikan oprit, normalisasi aliran sungai, hingga perbaikan struktur jalan di sejumlah titik terdampak.

Untuk mempercepat progres di lapangan, HKI meningkatkan kapasitas peralatan dengan menambah jumlah alat borepile menjadi delapan unit, dari rencana awal lima unit. Hingga Selasa (30/12/2025), sebanyak tiga unit borepile telah beroperasi, sementara unit lainnya akan didatangkan secara bertahap seiring perkembangan pekerjaan.

Di sekitar Jembatan Margayasa, penanganan difokuskan pada penguatan struktur jalan. Selain pembersihan material sisa banjir dan longsor, HKI melakukan perbaikan oprit pada sisi abutment jembatan. Tahapan yang sedang berjalan meliputi pembentukan matras menggunakan jumbo bag dan timbunan sirtu, sebelum dilanjutkan dengan penanganan permanen menggunakan sistem soldier pile.

Langkah tersebut bertujuan memperkuat badan jalan dari potensi gerusan aliran sungai sekaligus menjaga stabilitas struktur jalan dalam jangka panjang. Penanganan ini dinilai krusial mengingat posisi Jembatan Margayasa yang berada di koridor lalu lintas utama kawasan Lembah Anai.

Selama proses pekerjaan, HKI secara intensif berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Pengaturan dilakukan melalui pemasangan rambu peringatan, skema buka-tutup jalur pada jam tertentu, serta penempatan petugas di lapangan. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

Sejumlah warga yang melintasi Jalan Padang–Bukittinggi via Lembah Anai menyampaikan apresiasi atas upaya penanganan yang dilakukan. Kembalinya akses jalur ini dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat, mengingat Lembah Anai merupakan akses nasional vital bagi mobilitas warga Sumbar.

HKI juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, instansi terkait, serta kerja sama masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Kolaborasi tersebut disebut menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan akses sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh pekerjaan berjalan lancar, sehingga mobilitas masyarakat Sumatera Barat dapat kembali pulih seperti semula,” tutup Philadelphia. (*)

Baca Juga

Update Longsor Lembah Anai: Jalur Padang–Bukittinggi Sudah Bisa Dilalui Dua Arah
Update Longsor Lembah Anai: Jalur Padang–Bukittinggi Sudah Bisa Dilalui Dua Arah
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif
Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Lumpuh Total
Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Lumpuh Total
Talenta Muda Payakumbuh Rafi Rasyiq Gabung Tim Senior Persib Bandung, Kontrak 3 Tahun
Talenta Muda Payakumbuh Rafi Rasyiq Gabung Tim Senior Persib Bandung, Kontrak 3 Tahun
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Prakiraan Cuaca Sumbar Sabtu 25 Juli 2026, Ini Prediksi BMKG Minangkabau
Prakiraan Cuaca Sumbar Sabtu 25 Juli 2026, Ini Prediksi BMKG Minangkabau