Gebrakan Desainer Muda Padang, Pamer Karya Sentuhan Minang Bernilai Jual Tinggi

Sumbardaily.com – Industri mode di Kota Padang, kedatangan talenta-talenta segar yang siap membawa angin segar bagi dunia fashion lokal. Sebanyak delapan desainer muda yang berada di bawah naungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang baru saja memamerkan rancangan busana terbaik mereka.

Agenda unjuk karya yang berlangsung di Gedung Sekretariat Dekranasda, Kecamatan Koto Tangah, Senin (25/5/2026) tersebut, berjalan dengan penuh antusiasme. Para perancang busana ini tampak bersemangat mempresentasikan pakaian yang telah mereka rancang sekaligus jahit secara mandiri melalui proses intensif selama sepuluh hari penuh.

Menyaksikan kreativitas yang luar biasa tersebut, Wakil Ketua Dekranasda Kota Padang, Srihayati Maigus Nasir menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam terhadap seluruh hasil karya yang dipamerkan. Menurut pengamatannya, ekosistem industri kreatif di Kota Padang terus menunjukkan tren positif dengan bertambahnya jumlah perancang busana dari generasi muda dari waktu ke waktu.

​"Saya mengapresiasi semua karya yang ditampilkan," ungkap Srihayati Maigus Nasir saat memberikan keterangan di lokasi acara.

Apalagi, kedelapan talenta berbakat ini tidak berjalan sendiri. Mereka telah melewati proses penempaan dan pembinaan ketat sejak tanggal 6 Mei lalu. Selama masa karantina sepuluh hari tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi eksklusif dari desainer kreatif papan atas tanah air, Fomalhaut Zamel.

"Tentunya ini merupakan langkah awal tumbuhnya desainer kreatif di Kota Padang," jelas Srihayati Maigus Nasir optimistis.

Langkah strategis melalui program coaching atau pelatihan intensif ini merupakan pelaksanaan tahun kedua yang diinisiasi oleh Dekranasda Kota Padang. Pada tahun sebelumnya, program serupa juga sukses digelar dengan skema penempaan yang berlangsung selama satu bulan penuh, namun mengusung tema pembelajaran yang berbeda.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang sekaligus Sekretaris Dekranasda, Ferry Ervyan Rinaldy, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan regenerasi talenta kreatif pada sektor mode.

Program ini sengaja dirancang demi mendongkrak kompetensi serta nilai saing produk sandang lokal, sehingga para perancang daerah memiliki kapabilitas untuk bersaing di level nasional hingga kancah internasional.

"Ke depan peserta lebih maju dalam mendesain pakaian," ungkap Ferry Ervyan Rinaldy mengenai target jangka panjang program ini.

Ferry juga memberikan sorotan khusus terhadap orisinalitas karya yang ditampilkan. Busana-busana tersebut dinilai unik karena berhasil memadukan sentuhan motif tradisional khas Minangkabau dengan pengembangan motif baru yang modern. Kualitas karya ini semakin matang berkat asistensi dan bimbingan langsung dari mentor yang telah memiliki reputasi besar di industri mode.

​Di sisi lain, Fomalhaut Zamel selaku mentor mengakui bahwa durasi karantina selama sepuluh hari sebenarnya tergolong sangat singkat untuk menghasilkan sebuah koleksi busana penuh. Kendati demikian, tantangan waktu tersebut berhasil diatasi dengan baik karena seluruh peserta menunjukkan keseriusan kerja serta motivasi yang sangat tinggi selama proses pelatihan.

Kecepatan adaptasi para peserta juga terbantu berkat implementasi teknologi. "Berkat dukungan digitalisasi, peserta memiliki aplikasi sendiri dalam membuat desain pakaian," ujar Fomalhaut Zamel.

Melalui pendekatan modern ini, kemampuan dan karakteristik unik dari setiap peserta terus digali secara optimal. Fomalhaut menyebut, pihaknya terus berkomitmen menggali kemampuan dan karya masing-masing peserta agar nantinya mereka mampu mandiri dan membuka usaha desain sendiri setelah program ini selesai.

Rangkaian program pelatihan ini diikuti oleh delapan desainer muda bertalenta, yaitu Rani Yarma, Tari Renata Yunetri, Velina Wilis, Rani Ningsih, Tasya Alifazita Putri, Bilqis Shazia Arrafi, Meylina, serta Syofyan Hose. Masing-masing peserta mengeksplorasi dan menampilkan tema rancangan yang berbeda satu sama lain.

Setelah sukses melewati tahapan presentasi ini, seluruh karya autentik milik delapan perancang tersebut dijadwalkan bakal tampil dalam skala yang lebih besar. Karya-karya mode bergengsi ini akan dipamerkan secara resmi kepada publik luas dalam momentum perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang. (*)

Baca Juga

Baju Kurung Basiba Bergaya Kasual, Karya Putty Kasih Asyifa Juara di Lomba Desain Muslimah
Baju Kurung Basiba Bergaya Kasual, Karya Putty Kasih Asyifa Juara di Lomba Desain Muslimah
Karya Desainer Muda Miftahul Rizki Tembus Juara Lomba Fashion Muslim Sumbar
Karya Desainer Muda Miftahul Rizki Tembus Juara Lomba Fashion Muslim Sumbar
Karya Unik dan Penuh Makna dari Desainer Muda Padang Curi Perhatian
Karya Unik dan Penuh Makna dari Desainer Muda Padang Curi Perhatian
Dekranasda: Industri Kerajinan Berpeluang Besar Dikembangkan di Padang
Dekranasda: Industri Kerajinan Berpeluang Besar Dikembangkan di Padang
Dekranasda Padang Ajak Warga Dukung Produk UMKM
Dekranasda Padang Ajak Warga Dukung Produk UMKM
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan program “IM3 Pasti Simpel” periode Februari-April 2026 dengan hadiah motor listrik dan gadget digital yang diikuti lebih dari 47 ribu peserta di Sumatera.
Program “IM3 Pasti Simpel” Diserbu 47 Ribu Peserta, Hadiah Motor Listrik jadi Buruan Pelanggan