Sumbardaily.com - Ketangguhan personel Kantor SAR Padang tidak hanya diuji saat menjalankan operasi penyelamatan. Di arena Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov Sumbar) XVI 2026, sejumlah personel SAR Padang juga membuktikan kemampuan mereka dengan meraih medali emas, perak, dan perunggu dari cabang olahraga judo dan kick boxing.
Prestasi tersebut diraih oleh personel yang memperkuat kontingen kabupaten dan kota masing-masing. Mereka mampu bersaing dengan atlet lain sekaligus membawa nama daerah dan instansi tempat mereka bertugas melalui pencapaian di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Empat personel Kantor SAR Padang yang berhasil meraih medali adalah Gientha Alia Deha, Rafli Septian, Faras Nuril dan Irsan. Mereka menyumbangkan medali dari sejumlah kelas pertandingan judo dan kick boxing.
Gientha Alia Deha, yang tergabung dalam kontingen Kabupaten Pasaman meraih dua medali dari cabang olahraga judo. Ia memperoleh medali perunggu pada kelas 100 kilogram dan medali emas pada kelas campuran.
Sementara itu, Rafli Septian yang mewakili kontingen Kota Padang sukses meraih medali emas dari cabang olahraga kick boxing. Medali tersebut diperoleh melalui kategori low kick putra kelas 63,5 kilogram.
Dua medali lainnya berasal dari atlet yang memperkuat kontingen Kabupaten Solok. Faras Nuril menyumbangkan medali perak pada cabang kick boxing kategori full contact putri kelas 60 kilogram.
Adapun Irsan meraih medali perak pada kategori full contact putra kelas 71 kilogram.
Capaian tersebut memperlihatkan kontribusi personel Kantor SAR Padang dalam kompetisi olahraga melalui dua cabang yang menuntut kemampuan fisik, teknik, disiplin dan ketangguhan.
"Keberhasilan meraih medali emas, perak, dan perunggu sekaligus menjadi kebanggaan bagi kami," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, Rabu (14/10/2026).
Prestasi para personel tersebut tidak terlepas dari nilai-nilai yang juga dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan.
Disiplin, kerja keras, ketangguhan serta sikap pantang menyerah menjadi modal penting, baik ketika menjalankan tugas kedinasan maupun saat menghadapi persaingan di arena olahraga.
Abdul Malik menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para personel yang telah mengharumkan nama daerah serta instansi melalui prestasi yang mereka raih.
Apresiasi tersebut juga berkaitan dengan kemampuan para personel dalam membagi waktu antara persiapan pertandingan dan tanggung jawab pekerjaan.
"Di tengah kesibukan mengikuti kompetisi, mereka tetap menjalankan kewajiban kedinasan, termasuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR)," katanya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dan tanggung jawab dalam misi kemanusiaan dapat berjalan beriringan.
"Keduanya membutuhkan kedisiplinan, pengelolaan waktu yang baik, serta komitmen untuk menuntaskan tanggung jawab yang diemban," katanya.
Bagi personel SAR, kebugaran jasmani dan ketangguhan fisik merupakan aspek penting yang mendukung pelaksanaan tugas.
Di sisi lain, pencapaian dalam kompetisi olahraga juga menjadi ruang untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menunjukkan kemampuan di luar pekerjaan kedinasan.
"Kami berharap keberhasilan para personel dalam Porprov Sumbar dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kemampuan masing-masing. Selain meningkatkan prestasi, personel juga diharapkan menjaga kebugaran jasmani dan memperkuat profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Malik.
Harapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencapaian di bidang olahraga, tetapi juga dengan kualitas pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan yang menjadi tanggung jawab instansi.
Melalui semangat “Profesional, Modern, Teruji”, Kantor SAR Padang menegaskan komitmennya untuk terus membentuk personel yang tangguh, berintegritas, dan berprestasi.
"Dengan demikian, kemampuan yang dikembangkan tidak hanya mendukung pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara," kata Kepala Kantor SAR Padang.
Prestasi di Porprov Sumbar menjadi salah satu bukti bahwa personel Kantor SAR Padang mampu menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.
"Di tengah tanggung jawab menjalankan misi kemanusiaan, mereka juga dapat membawa pulang medali sekaligus mengharumkan nama daerah dan instansi di bidang olahraga," pungkasnya. (*)
















