Raih 11 Emas Berkuda Memanah, Padang juga Pimpin Perolehan Medali Dayung Porprov Sumbar 2026

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan pertandingan dayung Porprov Sumbar XVI 2026 di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim.

Wali Kota Padang, Fadly Amran atlet peraih prestasi cabor dayung pada Porprov Sumbar XVI 2026 di Banjir Kanal GOR Haji Agus Salim, Minggu (11/10/2026). (Dok. Diskominfo)

Sumbardaily.com - Kontingen Kota Padang menunjukkan kekuatannya dalam cabang olahraga dayung dan berkuda memanah pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov Sumbar) XVI 2026.

Selain memimpin sementara perolehan medali emas dayung dengan 13 emas, Padang juga keluar sebagai juara umum berkuda memanah setelah mengumpulkan 11 medali emas dan satu perunggu.

Prestasi tersebut menjadi salah satu catatan penting bagi tuan rumah dalam penyelenggaraan Porprov Sumbar XVI yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 14 Oktober 2026.

Di tengah persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota, capaian tersebut sekaligus memperlihatkan potensi atlet Padang dalam dua cabang olahraga yang memiliki karakter berbeda.

Di arena dayung, Wali Kota Padang, Fadly Amran menyaksikan langsung pertandingan di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim, Minggu (11/10/2026) lalu.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran juga menyerahkan medali kepada atlet dari kontingen kabupaten dan kota yang berhasil meraih prestasi.

Fadly mengapresiasi perjuangan para atlet yang bertanding selama Porprov Sumbar XVI. Ia menilai seluruh peserta telah menunjukkan semangat dan kemampuan terbaiknya, terlepas dari hasil akhir yang diperoleh di arena pertandingan.

“Selamat kepada seluruh atlet kebanggaan Sumatera Barat yang telah berjuang di Porprov XVI. Bagi saya, kalian semua adalah juara," kata Wali Kota.

Menurut Fadly, kesempatan menyaksikan pertandingan secara langsung menjadi pengalaman untuk melihat kemampuan sekaligus semangat para talenta muda Sumbar. Ia berharap para atlet terus mengembangkan potensi agar dapat bersaing pada kompetisi berikutnya.

Kejuaraan Internasional

Tak hanya memberikan apresiasi, Fadly juga mendorong pengurus cabang olahraga dayung untuk meningkatkan skala penyelenggaraan kompetisi. Ia menantang jajaran pengurus agar mampu menggelar kejuaraan bertaraf internasional pada 2027.

“Saya tantang pengurus cabor dayung untuk menggelar kegiatan bertaraf internasional pada 2027. Para atlet juga harus terus berlatih di daerah masing-masing agar semakin siap menghadapi kompetisi berikutnya," katanya.

Gagasan tersebut diharapkan membuka peluang pengembangan olahraga dayung di Sumbar. Kejuaraan internasional juga dapat menjadi ruang bagi atlet daerah untuk menambah pengalaman bertanding, mengukur kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan pada tingkat yang lebih tinggi.

Ketua Panitia Cabang Olahraga Dayung Porprov Sumbar XVI, Novrizal, menjelaskan bahwa pertandingan dayung tahun ini mencakup 36 nomor dari berbagai kategori.

Nomor yang dipertandingkan meliputi rowing, dragon boat, canoe, kayak, slalom kayak, slalom canoe, indoor canoeing dan paddle SUP.

Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 hingga 14 Oktober 2026 dengan melibatkan sembilan kontingen kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Berdasarkan perolehan sementara yang disampaikan Novrizal, Kota Padang berada di posisi teratas dengan koleksi 13 medali emas, satu perak dan satu perunggu.

"Untuk sementara, Kota Padang memimpin perolehan medali emas pada cabor dayung dengan raihan 13 emas, satu perak dan satu perunggu," ungkapnya.

Capaian tersebut menempatkan Padang sebagai kontingen yang patut diperhitungkan dalam persaingan cabang olahraga dayung.

Namun, hasil tersebut masih berstatus sementara selama rangkaian pertandingan Porprov belum berakhir.

Prestasi Padang juga terlihat pada cabang olahraga Pordasi Berkuda Memanah. Dalam pertandingan yang berlangsung di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Minggu (11/10/2026), kontingen tuan rumah berhasil keluar sebagai juara umum.

Padang mengumpulkan 11 medali emas dan satu medali perunggu dari total 16 medali emas yang diperebutkan.

Keberhasilan tersebut memastikan kontingen Kota Padang menjadi yang terbaik dalam cabang olahraga tersebut pada Porprov Sumbar XVI 2026.

Ketua Pelaksana Cabor Pordasi Berkuda Memanah, Taufik Hidayat, mengumumkan hasil tersebut sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada kontingen Padang atas pencapaiannya.

"Dari hasil pelaksanaan Porprov cabang Pordasi Berkuda Memanah, dari 16 medali emas yang diperebutkan, kami umumkan juara umum untuk cabor ini jatuh kepada kontingen Kota Padang. Selamat kami sampaikan kepada kontingen Kota Padang dengan perolehan 11 medali emas dan satu medali perunggu," katanya.

Kompetisi berkuda memanah diikuti 13 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat dengan total 97 atlet. Para peserta bersaing untuk memperebutkan medali dalam olahraga yang memadukan keterampilan berkuda dengan ketepatan memanah.

Selain menjadi ajang perebutan prestasi, pertandingan tersebut juga dipandang sebagai sarana untuk mengembangkan olahraga berkuda memanah di Sumatera Barat.

Cabang olahraga ini memiliki keterkaitan dengan nilai sejarah dan budaya serta dinilai sejalan dengan falsafah daerah, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Persiapan Enam Bulan

Di balik keberhasilan kontingen Padang menjadi juara umum, terdapat persiapan panjang yang dijalani para atlet. Mereka berlatih secara intensif selama kurang lebih enam bulan, termasuk memanfaatkan waktu libur untuk meningkatkan kemampuan.

Cantika, salah seorang atlet berkuda memanah, mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil meraih medali emas. Ia mengakui bahwa keberhasilan tersebut disertai perasaan senang sekaligus ketegangan selama menjalani pertandingan.

"Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan medali emas. Perasaan kami tentu senang, tetapi juga sempat deg-degan. Persiapannya kurang lebih enam bulan, dan kami selalu meluangkan waktu latihan dari pagi sampai sore," katanya.

Pengalaman tersebut menggambarkan proses yang harus dijalani atlet untuk mencapai hasil terbaik.

Latihan rutin dan persiapan dalam jangka waktu panjang menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Keberhasilan Padang meraih juara umum berkuda memanah diharapkan dapat mendorong lebih banyak atlet muda untuk menekuni olahraga tersebut.

Pembinaan berkelanjutan juga diharapkan memperkuat prestasi kontingen Padang dalam kompetisi mendatang.

Di sisi lain, capaian sementara pada cabang dayung dan gelar juara umum berkuda memanah menjadi modal penting bagi pengembangan olahraga di Kota Padang.

Tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan prestasi dalam Porprov, melainkan juga memperluas kesempatan bagi atlet daerah untuk memperoleh pengalaman pada tingkat kompetisi yang lebih tinggi. (*)

Baca Juga

Peserta cabang tilawah golongan anak-anak mengikuti MTQ ke-42 Tingkat Kota Padang di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Minggu (11/10/2026).
22 Qari dan Qariah Muda Tampil di MTQ Padang, Ini Jadwal Final hingga Pengumuman Juara
27 Pejabat Pemko Padang Bergeser, Ini Daftar Lengkap Mutasi Jabatan Administrator hingga Eselon II
27 Pejabat Pemko Padang Bergeser, Ini Daftar Lengkap Mutasi Jabatan Administrator hingga Eselon II
MTQ ke-42 Padang Resmi Dibuka Wali Kota Fadly Amran, 663 Kafilah Berebut Hadiah Rp599 Juta
MTQ ke-42 Padang Resmi Dibuka Wali Kota Fadly Amran, 663 Kafilah Berebut Hadiah Rp599 Juta
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri pembukaan Porprov Sumbar XVI 2026 di halaman Istana Gubernur Sumbar.
Padang Kokoh di Puncak Porprov Sumbar 2026, Status Juara Umum Bertahan Kian Dekat?
Wali Kota Fadly Amran Apresiasi Respons Cepat Bank Nagari Bantu Korban Banjir Padang
Wali Kota Fadly Amran Apresiasi Respons Cepat Bank Nagari Bantu Korban Banjir Padang
498 Warga Terdampak Akibat Banjir Padang, 120 Rumah Terendam
498 Warga Terdampak Akibat Banjir Padang, 120 Rumah Terendam