Sumbardaily.com — Peringatan Hari Kartini tahun ini diwarnai sorotan internasional terhadap kiprah perempuan Indonesia di industri kecantikan. Majalah global TIME menampilkan wawancara eksklusif bersama dr. Sari Chairunnisa dalam rubrik The Leadership Brief bertajuk “This Halal Beauty Company Boss Has Big Ambitions.”
Dalam liputan tersebut, dr. Sari ditempatkan sebagai salah satu figur yang berperan dalam membentuk arah masa depan industri kecantikan dunia. Pengakuan ini sekaligus menyoroti perjalanan ParagonCorp yang didirikan oleh perempuan dan kini didukung lebih dari 80 persen tenaga kerja perempuan.
TIME juga mengulas transformasi ParagonCorp yang berawal dari usaha keluarga yang dirintis Nurhayati Subakat di Jakarta pada 1985. Saat itu, perusahaan hanya memiliki lima karyawan yang seluruhnya anggota keluarga. Kini, ParagonCorp berkembang pesat dengan lebih dari 15.000 Paragonian dan menjadi salah satu pelopor global di kategori halal beauty.
Menurut dr. Sari, konsep halal beauty tidak sebatas pada kepatuhan bahan baku, melainkan mencerminkan nilai universal seperti transparansi, integritas dalam proses produksi, sumber bahan yang etis, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Dulu, brand Amerika dan Eropa mendominasi pasar Indonesia. Namun, perempuan Indonesia mulai menyadari bahwa mereka memiliki definisi kecantikan mereka sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sorotan dari TIME bukanlah capaian individu semata, melainkan hasil perjalanan kolektif seluruh elemen perusahaan.
“Ini adalah cerminan dari perjalanan seluruh keluarga besar ParagonCorp para pendiri, Paragonian, dan perempuan Indonesia yang sejak awal percaya bahwa kecantikan dapat dibangun dari tangan kita sendiri,” katanya.
Komitmen terhadap pemberdayaan perempuan juga terlihat dari kekuatan riset perusahaan. Departemen R&D ParagonCorp saat ini dihuni hampir 200 peneliti, dengan sekitar 80 persen di antaranya perempuan. Inovasi terus diperkuat melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses penelitian dan pengembangan, yang berkontribusi pada berbagai pengakuan inovasi global.
ParagonCorp sendiri merupakan perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) multinasional berbasis di Indonesia yang berdiri sejak 1985. Perjalanan bisnisnya dimulai dari PT Paragon Technology and Innovation yang kini dikenal sebagai perusahaan kosmetik nasional terbesar di Indonesia.
Perusahaan ini menaungi 14 merek, yakni Wardah, Make Over, Emina, Kahf, Putri, Laboré, Biodef, Instaperfect, Crystallure, Tavi, Wonderly, OMG, Beyondly, dan Earth Love Life.
Sebagai produsen kosmetik halal dengan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP), ParagonCorp menyediakan produk perawatan diri dan riasan dengan kualitas tinggi serta harga terjangkau. Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 14.000 karyawan dengan kapasitas produksi mencapai 135 juta unit per tahun, serta telah menjangkau pasar Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Selain itu, ParagonCorp juga mengembangkan bisnis di sektor distribusi dan perdagangan langsung melalui PT Parama Global Inspira dan PT Paranova Global Optima.
Dengan visi menjadi perusahaan yang tumbuh, bermanfaat, dan berkelanjutan, ParagonCorp berlandaskan lima nilai utama, yakni Ketuhanan, Kepedulian, Kerendahan Hati, Ketangguhan, dan Inovasi.
Pencapaian yang diraih perusahaan, menurut dr. Sari, tidak lepas dari proses panjang yang penuh tantangan. Semangat untuk terus melangkah di tengah ketidakpastian itu disebutnya sejalan dengan perjuangan R.A. Kartini, yang hingga kini masih hidup dalam setiap perempuan yang berkarya, meneliti, dan memimpin.(*)
















