DPW IKM Jakarta Berikan Bantuan dan Nobar Film Animasi Jumbo untuk Anak Panti Asuhan di Momentum Hardiknas

DPW IKM Jakarta Berikan Bantuan dan Nobar Film Animasi Jumbo untuk Anak Panti Asuhan di Momentum Hardiknas

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jakarta menggelar nonton bareng (nobar) film animasi Jumbo di CGV Padang pada Jumat (2/5/2025) siang. Nobar tersebut melibatkan 50 anak panti asuhan. (Dok. Tim BM)

Sumbardaily.com, Padang - Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) Jakarta mengadakan kegiatan nonton bareng film animasi "Jumbo" bersama sekitar 50 anak dari Panti Asuhan Sayyidah Adawiyah di kawasan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Acara yang diselenggarakan di Bioskop CGV Padang pada Jumat (2/5/2025) ini merupakan hasil kolaborasi antara DPW IKM Jakarta dengan Padang TV.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW IKM Jakarta, Braditi Moulevey Rajo Mudo yang akrab disapa Uda Levi.

"Kegiatan nonton bareng ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap karya anak bangsa sekaligus memperkenalkan film animasi berkualitas kepada generasi muda, khususnya anak-anak yang kurang beruntung," ungkap Braditi Moulevey kepada awak media pada Jumat (2/5/2025).

Pemilihan film animasi "Jumbo" bukan tanpa pertimbangan. Film karya sutradara berdarah Minangkabau ini dipilih karena mengandung pesan moral dan pendidikan yang relevan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tepat pada 2 Mei setiap tahunnya.

Dalam kesempatan tersebut, Braditi Moulevey juga memberikan sambutan langsung di hadapan seluruh peserta.

"Saya sangat senang bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak Panti Asuhan Sayyidah Adawiyah melalui film animasi karya anak bangsa," kata Braditi.

Tidak hanya mengajak anak-anak panti menonton film, DPW IKM Jakarta juga memberikan bantuan dana sebesar Rp5 juta pada saat mengunjungi langsung panti asuhan tersebut.

"Panti asuhan ini membutuhkan perhatian lebih, baik dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar Sumbar," tegas Braditi.

Menurut Braditi Moulevey, DPW IKM Jakarta tidak sekadar menjadi wadah bagi para perantau Minang.

Organisasi ini memiliki peran strategis dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap karya anak bangsa, serta menginspirasi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas mereka di bidang seni dan animasi," tambahnya.

DPW IKM Jakarta, katanya, berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin untuk memperkenalkan berbagai karya seni dan budaya Indonesia, khususnya yang berasal dari Minangkabau, kepada masyarakat luas.

"Ini juga merupakan bentuk komitmen kami yang berada di perantauan untuk tetap menjaga hubungan dengan ranah (kampung halaman). Karena itu, kami akan selalu hadir di tengah masyarakat," katanya.

Sebagai pegiat seni dan budaya Minangkabau, Braditi Moulevey Rajo Mudo menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung kegiatan yang memadukan unsur pendidikan, hiburan, dan kepedulian sosial ini.

"Acara nonton bareng tersebut menjadi bukti nyata bagaimana organisasi perantau dapat berkontribusi positif tidak hanya bagi anggotanya tetapi juga bagi masyarakat di kampung halaman," tuturnya. (red)

Baca Juga

Sekjen DPP IKM Braditi Moulevey Rajo Mudo usai menghadiri klarifikasi di Bareskrim Polri terkait laporan dugaan penghinaan terhadap masyarakat Sumatera Barat dan suku Minangkabau.
DPP IKM Desak Bareskrim Polri Segera Tetapkan Abu Janda jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian
Pemkab Dharmasraya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Belanda vs Swedia, Ada Bazaar UMKM dan Live Music
Pemkab Dharmasraya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Belanda vs Swedia, Ada Bazaar UMKM dan Live Music
Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026, Jangkau Masyarakat Hingga Daerah
Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026, Jangkau Masyarakat Hingga Daerah
Braditi Moulevey Rajo Mudo memberikan tanggapan terkait pernyataan Abu Janda yang menyebut Sumatera Barat sebagai daerah intoleran.
DPP IKM Desak Polisi Segera Panggil Abu Janda, Braditi Moulevey: Pernyataannya Bisa Pecah Belah Bangsa
Braditi Moulevey Rajo Mudo bersama pengurus DPP IKM memberikan keterangan kepada media usai melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri terkait dugaan ujaran kebencian terhadap masyarakat Sumatera Barat.
DPP IKM Resmi Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri, Pernyataan soal Sumbar Dinilai Ujaran Kebencian
Braditi Moulevey Rajo Mudo memberikan tanggapan terkait pernyataan Abu Janda yang menyebut Sumatera Barat sebagai daerah intoleran.
DPP IKM Pertimbangkan Jalur Hukum usai Abu Janda Sebut Sumbar Anti Kristen