Sumbardaily.com - Upaya menjaga kelancaran distribusi BBM terus diperkuat Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) dengan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Riau. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan energi masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) tersebut turut melibatkan Anggota DPR RI Komisi XII dari Daerah Pemilihan Riau I, Muhammad Rohid, serta Anggota Komite BPH Migas.
Peninjauan difokuskan pada tiga SPBU, yakni SPBU Imam Munandar 13.282.613, SPBU Taratak Buluh 14.284.611 dan SPBU Ahmad Arifin 14.282.635.
Di lapangan, rombongan memastikan langsung kondisi distribusi BBM, kualitas pelayanan kepada konsumen, hingga kepatuhan operasional SPBU terhadap aturan yang berlaku. Monitoring ini menjadi bagian penting untuk memastikan tidak terjadi gangguan pasokan di tengah tingginya konsumsi.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau dinamika konsumsi BBM di Riau yang mengalami peningkatan signifikan.
“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi energi melalui langkah-langkah antisipatif, di antaranya dengan melakukan build up stock di atas kondisi normal, penambahan armada mobil tangki, serta percepatan penyaluran ke SPBU. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Sunardi.
Langkah tersebut tidak dilakukan secara parsial. Pertamina juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan di lapangan.
Sementara itu, Muhammad Rohid menilai langkah yang dilakukan Pertamina sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga stabilitas energi di tengah masyarakat. Ia menyebut sinergi antar lembaga menjadi faktor kunci dalam memastikan distribusi berjalan optimal.
“Kami melihat secara langsung bahwa Pertamina terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelancaran pasokan BBM di lapangan. Sinergi antara Pertamina, Pemerintah Daerah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting agar distribusi energi dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain memastikan kesiapan distribusi, Rohid juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa pasokan tetap dijaga agar mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Distribusi energi terus diupayakan berjalan optimal, sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan pembelian secara bijak dan sesuai kebutuhan,” katanya.
Kehadiran Anggota Komite BPH Migas dalam kegiatan ini turut memperkuat aspek pengawasan terhadap tata kelola penyaluran BBM di lapangan. Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi tidak hanya lancar, tetapi juga tepat sasaran.
Melalui peninjauan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan distribusi energi di wilayah operasionalnya. Selain itu, perusahaan juga mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban distribusi BBM.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Contact Center 135. (*)
















