Di Tengah Gempuran Media Sosial, Anak-Anak di Payakumbuh Justru Khatam Al-Qur'an

Di Tengah Gempuran Media Sosial, Anak-Anak di Payakumbuh Justru Khatam Al-Qur'an

Sebanyak 45 anak di lingkungan Taruko, Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kota Payakumbuh mengikuti prosesi khatam Al-Qur'an. (Foto: Pemko Payakumbuh)

Sumbardaily.com, Payakumbuh – Di saat gawai dan media sosial semakin mendominasi keseharian anak-anak, puluhan santri cilik di Kota Payakumbuh justru menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan keagamaan. Di lingkungan Taruko, Kelurahan Ikua Koto Dibalai, anak-anak berhasil menuntaskan bacaan Al-Qur'an melalui kegiatan Khatam Al Quran yang digelar di Masjid Ihsan Taruko, Rabu (7/1/2026).

Sebanyak 45 anak mengikuti prosesi khatam Al-Qur'an tersebut. Dari jumlah itu, 18 peserta laki-laki dan 27 peserta perempuan, seluruhnya berasal dari lingkungan Taruko dan kawasan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa tradisi mengaji masih tumbuh dan terjaga di tengah derasnya arus digital yang kerap menyita perhatian generasi muda.

Peringatan Khatam Al-Qur'an di Masjid Ihsan Taruko merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali. Tradisi ini telah lama menjadi bagian dari pola pembinaan keagamaan masyarakat setempat, sekaligus sarana untuk menanamkan nilai-nilai religius sejak usia dini.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia pelaksana, para orang tua, hingga peserta khatam. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah tantangan zaman.

“Semoga momentum ini semakin menumbuhkan kecintaan kita semua terhadap Al-Qur'an,” ujar Zulmaeta. Ia menegaskan bahwa khatam bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan pintu awal untuk memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Zulmaeta juga berpesan kepada para peserta agar tidak berhenti mengaji meskipun telah menyelesaikan bacaan Al-Qur'an. Menurutnya, membaca, memahami, dan mengajarkan Al-Qur'an memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berlandaskan nilai moral yang kuat.

Dalam kesempatan itu, Zulmaeta menyoroti tantangan yang dihadapi anak-anak pada masa kini. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, kata dia, membawa dampak besar terhadap pola kehidupan dan perilaku generasi muda.

“Anak-anak kita saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Kemajuan teknologi menjadi tantangan terbesar,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terjerumus pada dampak negatif teknologi dan media sosial yang dapat diakses secara bebas.

Peringatan Khatam Al-Qur'an di Masjid Ihsan Taruko menjadi gambaran keteguhan masyarakat Payakumbuh dalam mempertahankan tradisi mengaji di tengah perubahan zaman. Harapannya, Al-Qur'an tetap menjadi pedoman hidup generasi muda meskipun dunia digital terus berkembang dengan cepat.

Ketua Panitia Khatam Al-Qur'an Masjid Ihsan Taruko, Trion Sanova, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang mengikuti prosesi khatam telah melalui proses seleksi. Seleksi tersebut dilaksanakan bersama Kementerian Agama Kota Payakumbuh untuk memastikan kesiapan dan kemampuan para peserta.

Selain itu, sehari sebelum puncak acara, panitia juga menggelar kegiatan basimak sebagai bagian dari rangkaian penilaian. Basimak dilakukan untuk menilai kelancaran dan ketepatan bacaan Al-Qur'an para peserta sebelum dinyatakan layak mengikuti prosesi khatam.

“Hari ini merupakan puncak kegiatan. Selain prosesi khatam, acara juga dirangkai dengan beberapa kegiatan pendukung sebagai bentuk syukur dan kebersamaan masyarakat,” ujar Trion Sanova.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Khatam Al-Qur'an bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Payakumbuh, para donatur, serta seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini,” tutup Trion. (red)

Baca Juga

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh Jadi Andalan Kendalikan Inflasi, Ribuan Kilogram Beras Dijual Murah
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh Jadi Andalan Kendalikan Inflasi, Ribuan Kilogram Beras Dijual Murah
Realisasi TKD Rp116,97 Miliar Dipercepat, Payakumbuh Fokus Mitigasi dan Infrastruktur
Realisasi TKD Rp116,97 Miliar Dipercepat, Payakumbuh Fokus Mitigasi dan Infrastruktur
Payakumbuh Bantu Agam Rp1 Miliar, Dukung Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Payakumbuh Bantu Agam Rp1 Miliar, Dukung Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Pohon Timpa Rumah Warga di Payakumbuh, Akses Jalan Sempat Terganggu Dampak Cuaca Ekstrem
Pohon Timpa Rumah Warga di Payakumbuh, Akses Jalan Sempat Terganggu Dampak Cuaca Ekstrem
Bahaya Hoaks Saat Aksi Demonstrasi, Publik Diminta Cek Fakta dari Berbagai Sumber
Bahaya Hoaks Saat Aksi Demonstrasi, Publik Diminta Cek Fakta dari Berbagai Sumber
Bantu Korban Bencana, Pemko Payakumbuh Alokasikan Rp1 Miliar untuk Lima Puluh Kota
Bantu Korban Bencana, Pemko Payakumbuh Alokasikan Rp1 Miliar untuk Lima Puluh Kota