Dari Gunung Nago, Aceh Tamiang hingga Sibolga: Hutama Karya Perkuat Pemulihan Pascabencana

Dari Gunung Nago, Aceh Tamiang hingga Sibolga: Hutama Karya Perkuat Pemulihan Pascabencana

Hutama Karya melalui HK Peduli menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak bencana dan pemulihan infrastruktur di Sumbar, Sumut, hingga Aceh. (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com – PT Hutama Karya (Persero) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan HK Peduli terus memperluas Aksi Tanggap Bencana Hidrometeorologi di sejumlah wilayah terdampak di Pulau Sumatera. Sejak akhir November 2025, perusahaan pelat merah ini bergerak aktif menyalurkan bantuan logistik, mendukung pengerahan alat berat, serta memperkuat layanan darurat di Sumatera Barat (Sumbar), Aceh, dan Sumatera Utara (Sumut), dengan fokus pada pemulihan akses dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Langkah ini mencakup wilayah Batu Busuak dan Gunung Nago di Sumbar, Aceh Tamiang serta Kabupaten Pidie Jaya di Aceh, hingga Kota Sibolga di Sumut. Seluruh aksi dilakukan secara terkoordinasi dengan posko kebencanaan dan unsur pemerintah setempat, sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa respons perusahaan diarahkan pada dua aspek utama, yakni memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi serta mempercepat pemulihan jalur dan akses terdampak. Menurutnya, keterbukaan akses menjadi kunci agar layanan sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.

“Melalui HK Peduli, kami bergerak membantu kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung pemulihan akses. Harapannya, layanan sosial serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali pulih secara bertahap,” ujar Mardiansyah dalam keterangannya dikutip Kamis (18/12/2025).

Dukungan Alat Berat dan Logistik di Sumbar

Di Sumbar, Hutama Karya memusatkan bantuan pada sejumlah titik terdampak bencana hidrometeorologi, termasuk Gunung Nago, Kota Padang. Hingga 15 Desember 2025, penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Pasar Baru Universitas Andalas (Unand) dengan penerima tercatat Ketua Pemuda Nagari Gunung Nago.

Bantuan yang diberikan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, terutama logistik pangan dan perlengkapan harian, yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan hasil koordinasi posko. Penyaluran ini ditujukan untuk memperkuat layanan darurat bagi warga yang terdampak langsung.

Selain bantuan logistik, Hutama Karya juga mengerahkan dukungan alat berat guna membantu penanganan kondisi lapangan serta percepatan pemulihan akses. Di Batu Busuak, perusahaan mengoperasikan tiga unit excavator berkapasitas 30 ton. Sementara di Gunung Nago, dua unit excavator 20 ton dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan dampak banjir yang menutup akses jalan warga.

Kondisi akses yang tertutup lumpur dan genangan sebelumnya menyulitkan aktivitas masyarakat. Kehadiran alat berat diharapkan dapat mempercepat pemulihan sehingga warga dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-hari secara normal.

Penguatan Layanan Darurat di Aceh

Aksi tanggap bencana HK Peduli juga berlanjut di Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya. Pada 29 November 2025, Hutama Karya menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pidie Jaya dan didistribusikan kepada sekitar 150 kepala keluarga melalui posko Dinas Sosial setempat.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan, seperti makanan instan dan siap santap, minuman kemasan, serta beras sebagai bahan makanan pokok. Selain itu, disalurkan pula kebutuhan sandang dan perlengkapan dasar, antara lain pakaian, selimut, handuk, hingga perlengkapan bayi, sesuai dengan kebutuhan warga terdampak. Penyerahan dilakukan kepada Kepala Dinsos Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari koordinasi resmi penyaluran bantuan.

Aksi serupa kembali dilakukan pada 4 Desember 2025 di Desa Tijien Husen, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya. Pada kesempatan ini, Hutama Karya menyalurkan bantuan berupa pangan dan air minum, serta kebutuhan sandang dan keluarga, termasuk 100 potong pakaian dewasa dan anak, serta handuk.

Untuk mendukung kelompok rentan, bantuan juga mencakup susu UHT, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta perlengkapan kebersihan perempuan. Penyaluran dilakukan langsung kepada masyarakat desa terdampak dengan koordinasi perangkat setempat.

Pembukaan Akses Jalan di Sibolga, Sumut

Di Sumut, rekap aksi mencatat keterlibatan Hutama Karya di Kota Sibolga sejak 27 November hingga 14 Desember 2025. Bantuan ini menjadi wujud kehadiran Hutama Karya sebagai kontraktor nasional dalam membantu pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.

Hutama Karya memobilisasi berbagai alat berat untuk memulihkan akses jalan pada ruas Sibolga–Tarutung, jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Utara dengan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Jalan ini selama ini digunakan secara aktif oleh masyarakat untuk mobilisasi logistik antarwilayah serta berbagai aktivitas esensial.

Pada titik tersebut, Hutama Karya menurunkan dua unit wheel loader, enam unit trafo, empat unit excavator, serta satu unit dump truck colt diesel. Seluruh alat berat beroperasi hingga 10 jam setiap hari guna mengoptimalkan pekerjaan dan mempercepat terbukanya kembali akses jalan.

Selain pengerahan alat berat, tercatat pula penyaluran sembako dan logistik di Posko Sibolga pada 29 November 2025 sebagai bagian dari dukungan kebutuhan dasar warga terdampak.

Cerita dari Pengungsian

Di salah satu titik pengungsian di Kabupaten Pidie Jaya, Teuku Muhammad Iskandar (34) menggambarkan masa-masa awal pascabencana sebagai periode yang paling berat bagi warga. Menurutnya, keterbatasan makanan, alas tidur, obat-obatan, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan bayi menjadi persoalan utama, terutama ketika distribusi bantuan belum stabil.

Ketidakpastian kondisi saat itu membuat warga, khususnya keluarga dengan anak kecil, merasa cemas. Namun, setelah bantuan mulai berdatangan, beban warga perlahan berkurang karena kebutuhan pokok dapat dipenuhi secara bertahap.

“Kami selaku perwakilan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya mengucapkan terima kasih kepada Hutama Karya atas bantuannya. Saat itu kami benar-benar bingung karena kebutuhan harian menipis, sementara sebagian warga masih bertahan di posko. Bantuan yang diberikan sangat membantu, terutama untuk anak-anak dan keluarga yang paling terdampak,” ujarnya.

Di lokasi lain, warga pengungsi juga menyampaikan bahwa akses yang terputus sempat menahan berbagai aktivitas harian, mulai dari sekolah hingga distribusi barang kebutuhan. Bagi mereka, terbukanya kembali jalur dan pulihnya layanan dasar menjadi harapan utama agar kehidupan dapat kembali berjalan.

Melalui program HK Peduli, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan di titik-titik terdampak serta melanjutkan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan. (*)

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang bersama BPBD dan pemerintah daerah.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang, Relawan Juga Dapat Dukungan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan sembako, gas LPG, dan perlengkapan pakaian untuk korban banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Banjir Rendam Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan ke Warga Kuranji dan Koto Tangah
Pemulihan Pascabanjir Padang, Hutama Karya Kirim Bantuan Logistik dan Tambahan Alat Berat
Pemulihan Pascabanjir Padang, Hutama Karya Kirim Bantuan Logistik dan Tambahan Alat Berat
Hutama Karya Pamerkan Inovasi Jalan Tol, dari AI hingga Landasan Pacu Darurat
Hutama Karya Pamerkan Inovasi Jalan Tol, dari AI hingga Landasan Pacu Darurat
Hutama Karya Siapkan Pengembangan Tol Jambi-Rengat dan Pekanbaru-Padang
Hutama Karya Siapkan Pengembangan Tol Jambi-Rengat dan Pekanbaru-Padang
81 Tahun Sumbar, Capaian Pembangunan Berjalan di Tengah Risiko Bencana
81 Tahun Sumbar, Capaian Pembangunan Berjalan di Tengah Risiko Bencana