Sumbardaily.com - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Padang sepanjang Kamis (21/5/2026) memicu rangkaian bencana di berbagai wilayah.
Dalam laporan sementara Pusat Kendalao Operasi dan Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, tercatat sedikitnya 19 kejadian bencana hanya dalam satu hari, dengan dominasi pohon tumbang yang merusak rumah warga, kendaraan, warung hingga mengganggu akses jalan.
Cuaca ekstrem di Padang tersebut membuat personel BPBD Kota Padang bergerak cepat melakukan penanganan di sejumlah titik yang terdampak. Selain pohon tumbang, hujan deras juga memicu banjir serta kejadian angin puting beliung di kawasan permukiman warga.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 17 kejadian merupakan pohon tumbang, satu kejadian banjir, dan satu kejadian angin puting beliung.
Sejumlah kawasan di Kota Padang terdampak akibat hujan deras dan angin kencang yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
Di Kecamatan Padang Selatan, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, sekitar pukul 09.29 WIB. Pohon tersebut menimpa mushalla yang berada di kawasan tersebut. Tim TRC BPBD Kota Padang langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan.
Sementara itu, Kecamatan Kuranji menjadi salah satu wilayah dengan kejadian pohon tumbang terbanyak. Sedikitnya empat kejadian dilaporkan terjadi di sejumlah titik.
Salah satunya berada di Jalan Bypass Sungai Sapih tepat di depan toko DIY pada pukul 21.29 WIB. Pohon tumbang menyebabkan akses jalan terganggu dan menimpa sebuah mobil.
Kejadian lain di Kecamatan Kuranji juga dilaporkan terjadi di kawasan Kalumbuak dan Jalan Manggis IX, Kelurahan Kuranji. Pohon tumbang di lokasi tersebut menimpa rumah warga.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Kampung Tangah, Gunung Sarik, yang sempat menghambat akses kendaraan. Penanganan di lokasi dilakukan oleh TRC BPBD Kota Padang bersama Satlinmas Pol PP Kota Padang.
Dampak cuaca ekstrem di Padang juga meluas ke Kecamatan Koto Tangah. Pohon tumbang tersebar di sejumlah kelurahan seperti Dadok Tunggul Hitam, Koto Panjang Ikua Koto, Bungo Pasang, Pasia Nan Tigo hingga Aia Pacah.
Salah satu kejadian terjadi di Jalan Angkasa Puri Pasar Dirgantara. Pohon tumbang di kawasan tersebut dilaporkan menimpa warung warga sekaligus menghambat akses jalan.
Sementara di kawasan Kelok Ikua Koto, pohon tumbang juga menimpa kabel listrik sehingga membutuhkan penanganan ekstra.
Di Banda Luruih, Aia Pacah, pohon tumbang dilaporkan menghambat akses jalan serta menimpa rumah warga. Hingga laporan sementara diterbitkan, lokasi tersebut disebut belum mendapatkan penanganan.
Cuaca ekstrem juga berdampak di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Pohon tumbang di Jalan Subarang Timbalun, Kelurahan Bungus Timur, merobohkan dapur rumah warga dan menimpa sepeda motor sekitar pukul 20.48 WIB. Penanganan dilakukan oleh pihak kelurahan bersama masyarakat setempat.
Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Nanggalo. Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga di Kelurahan Surau Gadang. Selain itu, akses jalan di kawasan Gurun Laweh dekat PDAM Nanggalo juga sempat terganggu akibat pohon tumbang.
Namun, proses penanganan di Gurun Laweh masih menunggu koordinasi dengan Dinas Perhubungan karena pohon tumbang turut mengenai lampu jalan di kawasan tersebut.
Di Kecamatan Padang Utara, pohon tumbang terjadi di Jalan Alai Parak Kopi tepat di depan Kantor Balai Diklat Keagamaan pada pukul 21.46 WIB. Pohon tersebut menghambat akses jalan sebelum akhirnya dievakuasi oleh KSB Kota Padang bersama pihak kelurahan.
Selain penanganan pohon tumbang, BPBD Kota Padang juga melakukan evakuasi banjir di kawasan Lapau Munggu Guo, Kecamatan Kuranji, sekitar pukul 20.50 WIB. Proses evakuasi warga dilakukan oleh personel rescue BPBD Kota Padang.
Tidak hanya itu, angin puting beliung juga terjadi di RW 06 Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh. Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada atap bangunan warga.
Peristiwa tersebut telah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang untuk penanganan lanjutan terhadap warga terdampak.
"Hingga laporan sementara diterbitkan, penanganan telah dilakukan di 12 titik pohon tumbang, satu titik banjir dan satu lokasi terdampak angin puting beliung," kata Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Jumat (22/5/2026) pagi.
BPBD Kota Padang juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama di kawasan rawan pohon tumbang dan banjir.
"Masyarakat harus lebih waspada mengingat cuaca ekstrem di Padang berdampak kepada potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah perkotaan dengan banyak pepohonan besar di tepi jalan maupun kawasan permukiman," tuturnya. (adl)
















