Bupati Annisa Ajak PWI Dharmasraya Jadi Pelopor Jurnalisme Beretika di Era AI

Sumbardaily.com – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya untuk menjadi pelopor jurnalisme beretika di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, kemajuan teknologi harus dijadikan momentum bagi insan pers untuk semakin memperkuat profesionalisme, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik agar tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Annisa saat menghadiri pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya Periode 2026–2029 yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat (Sumbar), Widya Navies, di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Selasa (4/8/2026). Pada kesempatan itu, Roni Aprianto resmi dilantik sebagai Ketua PWI Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029.

Dalam sambutannya, Annisa menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui penerapan etika jurnalistik.

"Kebebasan berbicara, kebebasan menulis, dan kebebasan berpendapat merupakan hak yang dijamin dalam demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik," kata Annisa, dikutip Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, nilai utama seorang wartawan tidak hanya terletak pada kemampuan menulis ataupun berbicara. Profesionalisme seorang jurnalis dibangun melalui kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

"Yang membedakan wartawan dengan yang lain bukan sekadar kemampuan menulis atau berbicara, melainkan kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik. Itulah yang membuat profesi wartawan tetap dipercaya masyarakat," ujarnya.

Annisa juga menyoroti peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, media massa tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang mampu meningkatkan kualitas masyarakat, termasuk dalam memperkuat kehidupan demokrasi.

"Pers memiliki fungsi strategis sebagai media edukasi yang mencerdaskan masyarakat, termasuk mencerdaskan pemilih dalam kehidupan demokrasi, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Annisa turut menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini mampu menghasilkan berbagai bentuk informasi dalam waktu singkat. Meski demikian, ia menilai AI tidak dapat menggantikan peran wartawan profesional karena tidak memiliki standar etika dan tanggung jawab jurnalistik.

"Perkembangan AI memang mampu menghasilkan berbagai bentuk informasi dalam waktu singkat. Namun, teknologi tersebut tidak memiliki standar etika maupun tanggung jawab sebagaimana dimiliki wartawan profesional. Karena itu, wartawan yang berintegritas tidak akan tergantikan," katanya.

Ia berharap PWI mampu menjadi organisasi yang berada di garis depan dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus mempertahankan marwah profesi jurnalistik.

"PWI kami harapkan menjadi pionir dalam menjaga kualitas serta marwah jurnalisme di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan," ujar Annisa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas insan pers, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya menyatakan siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kompetensi wartawan.

"Pemerintah Kabupaten Dharmasraya siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kompetensi wartawan sebagai upaya memperkuat profesionalisme pers di daerah," ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Annisa mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus mempertahankan independensi dan profesionalisme pers.

"Selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya yang baru dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, memperkuat soliditas organisasi, serta terus menjaga profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik dalam mengawal pembangunan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat," katanya.

Pada periode 2026–2029, kepengurusan PWI Kabupaten Dharmasraya dipimpin Roni Aprianto sebagai Ketua. Ia didampingi Ridwan Syarif sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Achmad Habibi sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum, Zulfia Anita sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Yahya sebagai Sekretaris, dan Maya Dwi Efendi sebagai Bendahara.

Susunan kepengurusan juga diperkuat Sutan Sari Alam sebagai Ketua Seksi Organisasi dan Keanggotaan, Syaiful Hanif sebagai Ketua Seksi Hukum dan Advokasi, serta Ilka Saputra sebagai Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO). Adapun jajaran penasihat terdiri atas Sukarni, Safri Piliang, dan Maryadi.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Dharmasraya Roni Aprianto menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan tiga agenda utama organisasi, yakni meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan, memperkuat integritas organisasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa mengurangi independensi pers.

"Kepengurusan PWI Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029 akan berfokus pada tiga program utama, yaitu meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan, memperkuat integritas organisasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa mengurangi independensi pers," kata Roni.

Ia juga menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan di Kabupaten Dharmasraya tanpa membedakan latar belakang maupun pengalaman.

"PWI juga berkomitmen merangkul seluruh wartawan di Kabupaten Dharmasraya tanpa membedakan wartawan senior maupun junior," ujarnya.

Menurut Roni, PWI merupakan organisasi profesi yang menjunjung tinggi Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan kehormatan profesi. Karena itu, kepengurusan yang baru berkomitmen menghadirkan organisasi yang profesional, bermartabat, sekaligus mampu menjadi mitra strategis bagi seluruh pemangku kepentingan tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial yang melekat pada pers.

"PWI merupakan identitas insan pers yang menjunjung tinggi Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan kehormatan profesi. Karena itu, kepengurusan yang baru berkomitmen menghadirkan organisasi yang profesional, bermartabat, serta mampu menjadi mitra strategis seluruh pemangku kepentingan tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial yang melekat pada pers," tutupnya. (*)

Baca Juga

Pemkab Dharmasraya Lepas Wakil Sumbar ke MTQ Korpri Nasional, Egi Firnawati Bidik Prestasi Baru
Pemkab Dharmasraya Lepas Wakil Sumbar ke MTQ Korpri Nasional, Egi Firnawati Bidik Prestasi Baru
Eks Bupati Marlon Martua Pimpin LKAAM Dharmasraya, Fokus Perkuat Adat dan Kolaborasi dengan Pemkab
Eks Bupati Marlon Martua Pimpin LKAAM Dharmasraya, Fokus Perkuat Adat dan Kolaborasi dengan Pemkab
Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya Resmi Berjalan, Bupati Annisa: Ini Harapan Baru Anak Bangsa
Sekolah Rakyat Terintegrasi Dharmasraya Resmi Berjalan, Bupati Annisa: Ini Harapan Baru Anak Bangsa
Dharmasraya Dipastikan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Siap Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar
Dharmasraya Dipastikan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Siap Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar
Bupati Annisa Bahas Kerja Sama Pendidikan dengan Rektor ITB, Program Afirmasi untuk Putra-Putri Dharmasraya Disiapkan
Bupati Annisa Bahas Kerja Sama Pendidikan dengan Rektor ITB, Program Afirmasi untuk Putra-Putri Dharmasraya Disiapkan
Jadi Pembicara di Leaders Talk Leimena Conference 2026, Bupati Dharmasraya Kenalkan Inovasi Lado Kutu
Jadi Pembicara di Leaders Talk Leimena Conference 2026, Bupati Dharmasraya Kenalkan Inovasi Lado Kutu