Sumbardaily.com, Padang – PT Bank BTPN Syariah Tbk membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I 2025. Dukungan dari strategi pendampingan nasabah serta penguatan perilaku unggul berhasil mendorong pertumbuhan laba bersih hingga dua digit.
Laporan keuangan Bank menunjukkan laba bersih sebesar Rp 644 miliar atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp 10,14 triliun. Kinerja keuangan ini juga tercermin dari rasio keuangan yang kuat, yakni Return on Asset (RoA) sebesar 7,6 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 54,5 persen, jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional.
Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, menyebutkan bahwa pencapaian positif ini merupakan hasil dari keberhasilan Bank dalam menjaga kualitas pembiayaan melalui strategi jangka panjang berbasis pemberdayaan.
“Pertumbuhan laba ini mencerminkan membaiknya kualitas pembiayaan yang sangat ditopang oleh perilaku unggul nasabah. Bank terus menguatkan empat karakter utama yang dibangun dalam diri nasabah, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu atau disingkat BDKS,” kata Fachmy dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).
Empat perilaku unggul ini diyakini menjadi fondasi penting bagi nasabah untuk tetap bertahan dan berkembang dalam situasi apa pun. Melalui rutinitas pertemuan di sentra, nasabah tidak hanya membentuk komunitas usaha, tetapi juga memperkuat kedisiplinan dan konsistensi dalam pembayaran pembiayaan, yang pada akhirnya mendukung stabilitas portofolio Bank.
Untuk memastikan konsistensi implementasi perilaku unggul ini, BTPN Syariah secara aktif mengerahkan Community Officer (CO) atau petugas lapangan guna melakukan pendampingan intensif kepada nasabah di berbagai wilayah.
“Pendampingan inilah yang menjadi katalisator dalam menjaga serta mengembalikan perilaku unggul yang selama ini telah dibangun,” ujar Fachmy.
Sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan semangat kolektif para nasabah, Bank juga menghadirkan sejumlah insentif. Program penghargaan yang diberikan antara lain berupa hadiah untuk individu dengan rekam jejak pembayaran terbaik, penghargaan bagi sentra-sentra terpilih, hingga Program Umrah Satu Pesawat.
Program Umrah ini ditujukan kepada sentra yang dianggap inspiratif, yakni yang secara konsisten menerapkan prinsip BDKS, disiplin dalam pembayaran, dan aktif menularkan semangat tersebut ke komunitas di sekitarnya. Pada 2025, jumlah sentra yang diberangkatkan meningkat menjadi 18, naik dari 10 sentra pada tahun sebelumnya.
“Program apresiasi ini bukan sekadar hadiah, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk mempercepat terwujudnya niat baik nasabah. Harapannya, semangat ini bisa menjadi inspirasi bagi jutaan nasabah BTPN Syariah lainnya di seluruh pelosok negeri,” ucap Fachmy.
Dengan pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai sosial, komitmen pemberdayaan, dan stabilitas bisnis yang terjaga, BTPN Syariah menunjukkan bahwa profitabilitas dan keberlanjutan sosial dapat berjalan beriringan. Ke depan, Bank berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas dampak pemberdayaan hingga menjangkau lebih banyak komunitas. (red)
















